Home / Berita utama / Daerah / TNI POLRI

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Kenjeran Salurkan Bantuan Bibit dan Obat Hama ke Poktan Nandur Makmur

SURABAYA – Polsek Kenjeran, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur. Aksi nyata ini dilakukan di lahan jagung Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, pada Selasa (9/4/2026) pagi.

Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI guna mewujudkan swasembada pangan nasional dan kemandirian bangsa agar terbebas dari ketergantungan impor.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya penyerahan bantuan pada pukul 10.00 WIB.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam AKP Dwi Raharjo, Kanit Binmas Ipda Toni, personel Bhabinkamtibmas, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kota Surabaya.

“Pemberian pupuk, bibit, dan obat ini merupakan upaya konkret kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto.

Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Poktan Nandur Makmur meliputi komoditas strategis dan obat-obatan esensial, antara lain bibit tanaman 3 bungkus bibit jagung manis, 2 kg bibit kangkung, dan 1 kg bibit bayam, 1 botol perangsang buah, pembasmi hama merk serta insektisida.

Usai penyerahan bantuan, Kapolsek bersama jajaran langsung melakukan peninjauan ke area pertanian. Lahan seluas 1 hektar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini dimanfaatkan secara optimal oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pusat ketahanan pangan lokal.

Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perkembangan tanaman jagung, baik yang telah dipanen maupun yang sedang dalam masa persiapan panen. Menariknya, lahan ini juga menerapkan sistem tumpang sari dengan menanam berbagai komoditas hortikultura di sela-sela tanaman jagung, seperti lombok, terong
pisang, ketela pohon, rosella uwi ungu, bayam dan kangkung.

Iptu Suroto menambahkan bahwa sistem tanam bibit jagung di lahan ini dilakukan secara bergantian (berkala). Strategi ini diterapkan demi menjaga stabilitas pasokan saat panen, sehingga memudahkan para petani saat mendistribusikan hasil panen kepada konsumen maupun langsung ke pihak Bulog Jatim.

Terkait tantangan serangan hama dan pengolahan lahan, pihak kepolisian memastikan petani tidak berjalan sendiri.
“Para petani dan penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran terus berkoordinasi secara intensif dengan PPL Pertanian Kota Surabaya guna mendapatkan pendampingan teknis agar hasil panen yang didapat benar-benar maksimal,” pungkas Iptu Suroto.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, menandai sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah kota, dan masyarakat petani. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Anggota Sat Brimob Polda Jatim Terima Penghargaan KPLB dari Kapolri

Berita utama

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda Jajaran

Berita utama

Polri: Arus Balik Mulai Meningkat, One Way Nasional Diberlakukan Pukul 14.00 WIB

Berita utama

Di dampingi Dansatgas, Danrem 121/Abw Tinjau Pengerjaan Rabat Beton TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas

Berita utama

Satgas TMMD Ke-129 Percepat Pembangunan MCK Melalui Pemasangan Batako

Berita utama

Tim Wasev TMMD Reguler ke-129 Kunjungi Lokasi TMMD Kodim 1208/Sambas di Desa Tempapan Hulu

Berita utama

Piala Dunia U-17 di Surabaya Sukses dan Aman Karoops Polda Jatim Sampaikan Terimakasih untuk Warga Masyarakat

Berita utama

Klarifikasi Terkait Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang Paminal Polda Jatim Mendatangi Rumah Terduga