Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / TNI POLRI

Jumat, 22 Maret 2024 - 12:32 WIB

Tinjau Pertanian di Kendal, Mentan Minta Bulog Serap Gabah Petani Terdampak Banjir

Tinjau Pertanian di Kendal, Mentan Minta Bulog Serap Gabah Petani Terdampak Banjir

Tinjau Pertanian di Kendal, Mentan Minta Bulog Serap Gabah Petani Terdampak Banjir

KENDAL |mediakpk.com| Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, meninjau area pertanian terdampak banjir di Desa Rurunrejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jumat (22/3/2024). Setidaknya lahan seluas 1.000 hektare di Kabupaten Kendal terdampak banjir pada Rabu (13/3/2024) lalu.

Atas banyaknya lahan pertanian yang teredam banjir tersebut, Menteri Pertanian akan mengirimkan beberapa unit combine harvester (mesin panen padi), agar digunakan untuk memanen padi lebih cepat.

“Yang pertama kita lakukan adalah dengan mengirim combine, sore ini akan tiba di sini. Kedua adalah pemberian benih untuk 1.000 hektare,” ujar Amran

Dengan dilakukan penen dini, ia meminta kepada Bulog agar menyerap gabah dari petani terdampak banjir meskipun kualitas berasnya menjadi turun. Sehingga, dapat sedikit meringankan penderitaan petani terdampak banjir, pada beberapa daerah di Jateng.

“Nanti Kepala Dinas Pertanian kalau ada apa-apa cepat melapor ke Bulog. Kalau gabahnya (yang terendam banjir) tidak diserap Bulog, segera berangkat ke Jakarta lapor ke Kementerian Pertanian,” tegas Amran.

Dalam kesempatan itu, secara simbolis Mentan juga menyerahkan bantuan kepada Pemkab Kendal, berupa benih padi untuk 5.603 hektare senilai Rp1,9 miliar, dan benih jagung untuk 1.970 hektare senilai Rp1,77 miliar. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa 5 unit pompa air dan 15 unit irigasi perpompaan, dengan total nilai Rp1.958.859.000.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Argo Mulyo Kabupaten Kendal, Ridwan mengatakan, lahan tanaman padi yang dikelola anggota kelompok taninya, sudah memasuki masa panen. Namun, karena terendam banjir, mengalami puso.

“Dengan adanya bantuan dari pemerintah seperti ini, alhamdulillah, petani masih diperhatikan,” ucapnya.

Ridwan berharap, ke depan pemerintah juga dapat menata penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga petani lenih mudah mengakses pupuk untuk tanamannya. Selain itu juga melakukan perbaikan saluran-saluran irigasi.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Sahur dan Salat Subuh Bersama Warga Desa Biting, Bupati Blora : Jalan Brabowan-Giyanti Secara Bertahap Dibangun

Berita utama

Senyum Noordin Warnai Akhir Pekan Satgas TMMD ke-125 Kodim 1007/Banjarmasin

Berita utama

Kapolres Probolinggo Datangi Lokasi Pastikan Penyebab Jatuhnya Batu Besar di Jalan Raya Paiton

Berita utama

Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan Dampingi Kegiatan Posyandu Anggrek di Desa Anduhum

Berita utama

Berkah Ramadan: Polsek Asemrowo Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Berita utama

Antusias Masyarakat Mengikuti Penyuluhan Wasbang Pada Kegiatan TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut

Berita utama

Polres Blitar Kota Gelar Sahur Bersama Komunitas Ojol

Berita utama

HUT Polwan ke-76 Jadi Momentum yang Tepat Wujudkan Perlindungan Perempuan dan Anak