Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Senin, 24 Februari 2025 - 04:25 WIB

Kapolres Probolinggo Datangi Lokasi Pastikan Penyebab Jatuhnya Batu Besar di Jalan Raya Paiton

Kapolres Probolinggo Datangi Lokasi Pastikan Penyebab Jatuhnya Batu Besar di Jalan Raya Paiton

Kapolres Probolinggo Datangi Lokasi Pastikan Penyebab Jatuhnya Batu Besar di Jalan Raya Paiton

 

PROBOLINGGO, Pasca batu besar yang jatuh ke jalur Pantura di area PLTU Paiton, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana berkoordinasi dengan pihak proyek pembangunan jalan tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi).

AKBP Wisnu Wardana mengatakan insiden yang terjadi pada Sabtu pagi (22/2/2025) itu menunjukkan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan demi keamanan pekerja dan pengguna jalan.

“Kami segera koordinasikan dengan pihak proyek pembangunan tol Probowangi untuk antisipasi kejadian ini agar tidak terulang sehingga tidak membahayakan pekerja maupun pengguna jalan,” ungkap AKBP Wisnu Wardana di lokasi jatuhnya batu besar tersebut, Sabtu (22/2).

AKBP Wisnu Wardana mengatakan, bahwa pihaknya juga melakukan pengecekan di lapangan, untuk memastikan penyebab jatuhnya batu besar tersebut apakah dikarenakan faktor alam atau faktor lainnya.

“Keselamatan masyarakat sangat penting, proyek di sekitar lokasi yang merupakan proyek Nasional juga penting dan harus kita amankan, jadi mari kita saling menjaga kepentingan masyarakat dan negara,”tegas AKBP Wisnu Wardana.

Kapolres Probolinggo ini juga menghimbau para pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas terutama ketika melewati area proyek Tol Probowangi.

Masih kata AKBP Wisnu Wardana, Proyek tol Probowangi sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas di Jawa Timur.

Jika sudah selesai kelak, Tol Probowangi akan menghubungkan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, insiden ini tidak ada korban jiwa,” pungkas AKBP Wisnu Wardana.

Sementara itu, Pelaksana Paket 3 Proyek Tol Probowangi, Sugeng menyebut, bahwa saat batu terjatuh, pihaknya tengah melakukan kegiatan pemecahan batu atau breaker.

Batu tersebut diduga jatuh akibat getaran dari aktivitas pemecahan batu di sekitar proyek jalan tol.

“Di atas ada kegiatan Pemecahan Batu (Breaker) yang berada dilokasi 29 STA Wika, kemungkinan besar jatuhnya karena getaran dan posisi berada disemak-semak,” kata Sugeng.

Pasca insiden tersebut, lanjut Sugeng kegiatan untuk pengerjaan pemecahan batu (breaker) dihentikan 4 sampai 5 hari kedepan sembari menunggu proteksi pengaman tambahan di Jalur Pantura siap.

“Akan dilakukan penambahan pagar pengamanan di Jalur Pantura agar kejadian serupa tidak terulang, serta tenaga pengawas di sekitar proyek untuk mengawasi alat yang bekerja di lokasi tersebut,” tutup Sugeng. Aba rasyid sh jos jon

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

Berita utama

Harkamtibmas Pilkada 2024 Perguruan Silat Gelar Ikrar Kesepakatan dan Komitmen Damai di Mapolres Probolinggo

Berita utama

Tingkatkan Pengawasan Pangan, Dinkes Rembang : 24 Sampel Takjil Dinyatakan Aman

Berita utama

Respon Cepat Aduan Masyarakat Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Dua Kelompok di Sidotopo Lor, 6 Remaja Diamankan.

Berita utama

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Satgas Pam Obvitnas Yonif 611/Awang Long Bekerjasama Klinik Aramsulki Gelar Pelayanan Kesehatan Warga

Berita utama

Dandim 1008/Tabalong Targetkan Jembatan Garuda Rampung dalam Sebulan

Nasional

Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama dalam Penanganan Bencana

Berita utama

Patroli Mobile Sat Samapta Polres Rembang Sasar Gudang Logistik, KPU, dan Bawaslu RembangĀ