Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / TNI POLRI / Uncategorized

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:20 WIB

Sempat Ricuh, Kabid Humas Bersyukur Unras di Kantor Bupati Pati Berakhir Kondusif

Sempat Ricuh, Kabid Humas Bersyukur Unras di Kantor Bupati Pati Berakhir Kondusif

Sempat Ricuh, Kabid Humas Bersyukur Unras di Kantor Bupati Pati Berakhir Kondusif

Kab. Pati | Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan rasa syukur atas berakhirnya pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Rabu (13/8/2025) siang. Pengamanan tersebut dilakukan oleh 2.703 personil yang terdiri dari Polresta Pati, BKO Polda Jateng dan Polres Jajaran.

“Alhamdulillah dari awal unjuk rasa dilaksanakan oleh masyarakat berjalan dengan baik. Namun seiring kegiatan tersebut menjelang siang ada kelompok lain yang bertindak anarkis sehingga merusak suasana unjuk rasa yang damai, dengan melakukan kegiatan pelemparan air mineral, batu, buah busuk dan sebagainya”, terangnya.

Aksi kelompok anarkis tersebut mengakibatkan situasi eskalasi meningkat dan chaos. Upaya persuasif dari pihak kepolisian terhadap masa anarkis yang tidak dipatuhi mendorong petugas melakukan tindakan kepolisian secara tegas dan terukur.

“Perintah yang secara persuasif kita berikan tidak diindahkan. Akhirnya massa kita dorong keluar dan memecah aksi massa tersebut.

Berkat upaya tersebut, sekitar pukul 15.30 WIB situasi di sekitar Kantor Bupati Pati dan Alun-alun Kab. Pati telah berangsur pulih. Pihaknya juga melakukan patroli untuk memastikan situasi aman dan kondusif serta mengamankan sejumlah oknum yang diduga menjadi provokator.

“Saat ini telah di amankan pelaku provokator sebanyak 11 orang. Terhadap mereka masih dilakukan pemeriksaan,” jelasnya

Kabid Humas juga menyebut bahwa sebagai akibat dari aksi unjuk rasa tersebut ada kendaraan Polri dari propam yang dibakar massa, Pihaknya menegaskan akan terus menelusuri dan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Terkait korban dari kedua belah pihak baik polisi dan masyarakat akibat aksi anarkis ini, Kabid Humas menyebut ada 38 orang yang saat ini sedang diobati di Rumah Sakit Soewondo. Sebagian besar sudah pulang dari rumah sakit.

“Ada 9 korban anggota Polri ada yang mengalami luka Robek dan memar serta dislokasi (keseleo), sisanya 29 orang dari masyarakat mengalami sesak Nafas, dan lecet” lanjutnya.

Mengenai adanya informasi korban meninggal dalam aksi anarkis tersebut, pihaknya sudah mengkonfirmasi ke rumah sakit, hasilnya sampai sore ini Nihil.

“Korban dari masyarakat masih kita data, korban rata-rata mengalami sesak napas karena gas mata yang kita tembakan, dan sampai saat ini tidak ada korban meninggal dunia” terangnya.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas juga menyebut bahwa secara umum situasi di Kabupaten Pati saat ini dalam keadaan kondusif.

“Mari kita jaga Pati ini agar tetap menjadi wilayah yang aman dan damai. Kami harap ke depan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib sesuai aturan tanpa adanya provokasi dari pihak tak bertanggung jawab,” tandasnya

Rosid

Share :

Baca Juga

TNI POLRI

Operasi Puri Agung II 2024 Siap Digelar Amankan IAF II 2024 dan HLF-MSP di Bali

Berita utama

Polresta Malang Kota Berhasil Amankan Tersangka Pencuri Motor Milik Polisi

Berita utama

Diduga Galian C Ilegal, Beroperasi Bebas ke Mana Aparat Penegak Hukum

Berita utama

Press Rillis Pemusnahan Knalpot Breng Operasi Lilin Semeru 2023

Berita utama

Dokkes Polda Jatim Lakukan Pengumpulan DNA Keluarga Korban di Ponpes Al Khoziny

Berita utama

KOMUNITAS JAWARAH SAMBUT KAPOLRI BARU, HARAPAN TRANSFORMASI PENEGAKAN HUKUM SEMAKIN KUAT

Uncategorized

Jumat Sehat, Prajurit Yonmarhanlan V Laksanakan Jalan Sehat.

Berita utama

Wujudkan Kamtibmas Pasca Pemilu 2024, Kapolres Pasuruan Gelar Cangkrukan Bersama Awak Media