Home / BENCANA / Nasional / News / POLRI / TAG

Selasa, 8 September 2026 - 09:20 WIB

Polri Perkuat Mitigasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Diminta Tetap Tenang

Keterangan Foto:
Personel Polri menggunakan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Keterangan Foto: Personel Polri menggunakan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

JAKARTA MEDIAKPK.COM  — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama akibat sebaran abu vulkanik yang menjangkau sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan dengan mengerahkan personel serta berbagai sarana pendukung untuk membantu masyarakat dan meminimalkan gangguan terhadap kesehatan maupun aktivitas warga.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggunakan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan abu vulkanik yang menumpuk di sejumlah ruas jalan. Penyemprotan ditujukan untuk mengurangi endapan abu sekaligus mencegah material tersebut kembali beterbangan akibat angin dan lalu lintas kendaraan.

Di sejumlah lokasi, personel kepolisian juga membagikan masker kepada masyarakat, terutama warga dan pengguna jalan yang masih harus beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap saluran pernapasan.

Selain itu, pelayanan kesehatan turut disiapkan bagi masyarakat yang terdampak. Pelayanan tersebut termasuk di kawasan bandara yang mengalami dampak akibat sebaran abu vulkanik.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan langkah yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bagian dari respons awal terhadap kondisi erupsi Anak Krakatau.

“Langkah-langkah yang dilakukan jajaran Polri ini merupakan upaya awal mitigasi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kami melakukan penyemprotan jalan, membagikan masker, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Isir.
Menurutnya, kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kondisi di lapangan. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus dilakukan guna memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang diperlukan.

Isir meminta jajaran kepolisian di wilayah terdampak untuk meningkatkan pemantauan serta mengambil tindakan sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diimbau tidak panik dan tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan abu vulkanik,” katanya.

Dampak abu vulkanik juga berpotensi mengganggu perjalanan masyarakat, termasuk aktivitas penerbangan. Karena itu, warga yang mengalami penundaan, perubahan jadwal, maupun pembatalan penerbangan diminta bersabar dan mengikuti instruksi dari otoritas bandara, maskapai, serta instansi terkait.

“Bagi masyarakat yang perjalanan maupun penerbangannya terdampak, kami mengimbau untuk tetap tenang dan bersabar. Ikuti seluruh arahan dan informasi dari otoritas bandara serta pihak terkait. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” tutur Isir.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan atau mempercayai informasi mengenai perkembangan erupsi yang belum dipastikan kebenarannya. Informasi sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi instansi yang berwenang.
Warga yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diminta segera mendapatkan pertolongan medis.

Untuk kebutuhan layanan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Super App Polri maupun Call Center 110 untuk meminta bantuan atau menyampaikan laporan.

“Polri bersama seluruh stakeholder akan terus memonitor perkembangan situasi dan melakukan langkah mitigasi lanjutan sesuai kebutuhan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman, tenang, dan mendapatkan pelayanan yang diperlukan,” pungkas Isir.

M. ROSIT

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pastikan MBG Higienis Polres Tulungagung Uji Food Safety di SPPG

Berita utama

Pihak PT.Armada Hada Graha Dalam Mediasi Laka Ulur Waktu Pertanggung jawaban

Berita utama

Mendagri: Digitalisasi Bantuan Sosial Dibutuhkan untuk Ketepatan Sasaran Penyaluran

Berita utama

Food Safety : Sidokkes Polres Nganjuk Cek Bahan dan Makanan di SPPG Pace

Berita utama

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Otak Pembunuhan di Wonokusumo

Berita utama

Polres Gresik Pastikan Beri Pendampingan Psikologis Korban Rudapaksa Anak Dibawah Umur

Berita utama

Obati Rindu Keluarga, Satgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Gendong Anak Tetangga

Berita utama

Penyidikan Malpraktik di Bangkalan Dihentikan, Polisi: Tindakan Bidan Sesuai Prosedur