Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / TAG / TNI POLRI

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:34 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Otak Pembunuhan di Wonokusumo

TANJUNG PERAK – Teka-teki meninggalnya, UF (32), warga Kenjeran, yang jasadnya ditemukan di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, akhirnya menemui titik terang. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil meringkus satu pelaku kunci di balik insiden berdarah tersebut.

Pelaku yang diamankan adalah HD (40), warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. HD diringkus oleh Tim Opsnal Satreskrim di kediamannya pada Sabtu (24/1/2026) dini.

KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, menjelaskan bahwa motif utama di balik aksi pengeroyokan ini adalah masalah utang piutang. Berdasarkan pengakuan tersangka, korban memiliki pinjaman senilai Rp 40 juta yang tak kunjung dilunasi.

“Tersangka HD merasa sakit hati karena saat ditagih, korban UF selalu menghilang. Puncaknya, nomor ponsel tersangka diblokir oleh korban, yang kemudian memicu emosi tersangka untuk merencanakan tindakan penjemputan paksa,” ujar Ipda Meldy dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2026).

Aksi ini telah direncanakan dengan matang. Pada Sabtu (17/1) sore, tersangka HD menghubungi JD (rekan korban ) untuk memancing UF keluar.

HD kemudian mengajak rekannya, HS (DPO), serta sejumlah orang lainnya berangkat dari Sampang menuju Surabaya menggunakan mobil Innova.

Skenario eksekusi terjadi pada Minggu (18/1) dini hari sekitar pukul 04.12 WIB. JD memancing korban untuk bertemu di kawasan Wonokusumo Jaya.

Saat korban melintas di TKP mengendarai motor Yamaha Filano, HD langsung menyergap korban hingga terjatuh.

Pelaku awalnya berniat menculik korban ke Madura, namun korban memberontak keras. Saat terjadi perlawanan keduanya, HS (DPO) turun dari mobil dan menghujamkan senjata tajam ke arah dada kiri korban.

Usai melihat korban ambruk bersimbah darah, para pelaku langsung melarikan diri ke Madura. Korban sempat berusaha merangkak sejauh 100 meter untuk meminta pertolongan sebelum akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian.

Hasil otopsi tim medis korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri hingga menembus jantung.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran secara intensif terhadap pelaku lainnya, termasuk eksekutor penusukan.

“Identitas pelaku utama yang melakukan penusukan (HS) sudah kami kantongi. Kami tegaskan kepada para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri, karena tim kami tidak akan berhenti melakukan pengejaran,” tegas Ipda Meldy.

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Ikuti Prosedur, Pembuatan SIM Baru Maupun Perpanjangan di Satpas Colombo Sangat Mudah Tanpa Ribet

Berita utama

Kapolri Soroti Tantangan Perkembangan Teknologi Digital dalam Menjaga Stabilitas Nasional

Berita utama

Sosialisasi Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi Digelar di SMPN 2 Nganjuk

Berita utama

Sinergi di Balik Secangkir Kopi: Polres Gresik Rangkul Driver Ojol dalam Operasi Keselamatan Semeru

Berita utama

Kapten Inf Dwi Prayitno: Aerobik Lari Jadi Upaya Jaga Kebugaran Prajurit Kodim 1008/Tabalong

Berita utama

UMKM Masyarakat Turut Meriahkan Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas

Berita utama

Babinsa Koramil 05/Candiroto Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah

Berita utama

Siaga Penuh Hadapi Karhutla, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Siap Bergerak Kapan Saja