Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / Uncategorized

Senin, 5 Mei 2025 - 10:30 WIB

Polda Jatim Segera Tindak Mafia Solar dan Oknum Polisi Yang Terima Upeti

Polda Jatim Segera Tindak Mafia Solar dan Oknum Polisi Yang Terima Upeti

Polda Jatim Segera Tindak Mafia Solar dan Oknum Polisi Yang Terima Upeti

 

Sampang, menindak lanjuti berita viral di media online dengan adanya mafia solar dan oknum polisi Polres Sampang yang di tuding menerima upeti Polda Jatim diminta segera menindak tegas keduanya.

Selain dilakukan proses secara hukum terhadap mafia BBM bersubsidi tersebut, Polda Jatim juga menindak tegas oknum anggota Polres yang sudah menerima upeti,

Dikutip dari berita Sorotan.co.id, bahwa oknum Kanit Idik III Satreskrim Polres Sampang, Madura, Jawa Timur Ipda Dedy Dely Rasidie diduga telah menerima upeti dari mafia solar sebesar 35 dan 27 juta rupiah dengan cara di Tranfer di rekening BCA. Pada 02 Maret 2025.

Salin menerima uang dari mafia solar, Dedy Dely juga di kabarkan berdalih bahwa uang transfer yang dikirim oleh pengelola BBM itu termasuk atensi bulanan.

Ahmadi Aktivis Jatim juga menuangkan melalui media ini bahwa Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Sampang sudah tercatat merah dengan perbuatannya dan mencoreng insitusi Polri.

“Oknum Kanit seperti ini sudah tidak layak untuk dipertahankan dan pantas di PTDH,” ujar aktivis Jatim, Ahmadi.

Sedangkan di berita Mitrapolisi.com, juga menyudutkan Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Sampang yang katanya telah meminta uang terhadap seorang pengusaha BBM ilegal bersubsidi.

Dengan banyaknya berita yang sudah viral dan menyudutkan satu sama lain tersebut. Warga meminta polda jatim segera menindak tegas dan memproses keduanya supaya kasus mafia BBM dan terima upeti bisa selesai.

Seperti halnya yang disampaikan warga jaringan mafia ini dipimpin oleh seorang berinisial Soleh dari Kabupaten Sumenep.

Ia disebut-sebut sebagai operator utama pengiriman solar subsidi ilegal antar kabupaten, dengan rute terstruktur dari Sumenep menuju Bangkalan—melintasi Pamekasan dan Sampang—menggunakan mobil pick up bernopol M 8239 ND.

Diketahui gudang penimbunan yang menjadi tujuan akhir solar subsidi ini berada tak jauh dari Mapolsek Tanah Merah, lokasi yang seharusnya steril dari praktik ilegal justru menjadi zona nyaman bagi mafia BBM. Video aktivitas bongkar muat di lokasi itu telah beredar dan dikonfirmasi oleh warga.

“Kalau bukan karena keberanian warga, praktik ini akan terus berjalan, mafia sekarang sudah tidak takut, mereka seolah bilang, kami bisa beli hukum, bisa balikkan fakta,” ujar Muhammad Holel, salah satu pelapor aktivitas ini.

Dengan adanya berita viral, LiputanJatibersatu.com, juga mencoba mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Safril atas kenakalan anggotanya yang diberitakan diduga menerima upeti.

Sehingga berita ini ditayangkan sembari menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait, Safril dan Kapolres Sampang, Polda Jatim.

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Komunitas Ojol, melaksanakan Sholat ghoib & doa bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

Berita utama

Kurir Sabu Dibekuk Polrestabes di Sawahan Surabaya, Polisi Sita 117,6 Gram Narkotika Siap Edar

Berita utama

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Pos Gabma Temajuk dan Telok Melano Pastikan Pengamanan Perbatasan

Berita utama

Momen Bulan Suci Ramadhan PN Karawang Gelar Sidang Perdana Pedagang Pasar Rengasdengklok Gugat Pemkab Karawang Dan Mantan Bupati

Berita utama

Respons Cepat 110, Polres Malang Tangani Bencana di Kepanjen

Berita utama

Pembangunan Jembatan Garuda Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan Anak-anak

Uncategorized

Optimalisasi Peran Kanwil Dalam Penilaian IRH

Berita utama

Kades Desa Tulung Pamotan Kembangkan Ketahanan Pangan, 124 juta Dana Desa Terealisasi Tiga Sapi Dan Kandang