Home / Berita utama / News / TNI AD

Rabu, 2 September 2026 - 20:25 WIB

Sasar Dua Desa di Kecamatan Pelaihari, Pasis Sesko TNI Beri Penyuluhan Pencegahan dan Bahaya Karhutla

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sesko TNI melaksanakan penyuluhan pencegahan dan bahaya Karhutla di dua desa di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, yakni Desa Ujung Batu dan Desa Ambungan, Rabu (02/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam penyuluhannya, Kolonel Inf Imam Muchtarom, salah satu Pasis Sesko TNI menyampaikan berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat, mulai dari tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya titik api di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla yang tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, menghambat aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Apabila menemukan adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tutur Kolonel Inf Imam Muchtarom.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi dan sinergi antara aparat dengan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla. Dengan adanya kepedulian bersama, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Pasis Sesko TNI berharap penyuluhan yang diberikan dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat.

“Jangan sampai api baru dipadamkan setelah membesar. Mencegah dan mendeteksi lebih awal jauh lebih penting,” tegasnya lebih lanjut.

Melalui kegiatan tersebut, Pasis Dikreg LVI Sesko TNI bersama aparat kewilayahan mengajak masyarakat Kecamatan Pelaihari untuk menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla, demi menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan wilayah yang aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim 1009/Tla)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Warga Desa Tempapan Hulu Sangat Antusias Dukung Kegiatan TMMD Reguler ke-129 Kodim 1208/Sambas

Berita utama

Loyalitas Tanpa Batas Ambulans Gratis Polres Gresik Bantu Warga

Berita utama

Ops Ketupat Semeru 2025 Polda Jatim Pantau Arus Mudik Lebaran Melalui Aplikasi Mahameru Quick Response

Berita utama

KPKNL Sah Terbitkan Persetujuan PNBP Periode II ke CV.Kraton Resto

Berita utama

Satgas Yonif 611/Awl bersama Tim SLD PTFI Tinjau Proyek Pembangunan

Berita utama

SAT LANTAS POLRES PULANG PISAU PATROLI DAERAH RAWAN LAKA LANTAS

Berita utama

Sengketa Lahan Wakaf Pandegiling Belum Temui Titik Terang, Kedua Pihak Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Berita utama

Kronologi Yang Sebenarnya Dan Tanggapan Polres Pasuruan Terkait Lakalantas Di Tol Tadi Pagi