Mediakpk.com – Kepanikan sempat terjadi di SPBU Winong, Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026) pagi. Sebuah mobil Suzuki Carry berwarna merah marun tiba-tiba terbakar sesaat setelah selesai mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak merembet ke area SPBU dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Mobil yang dikemudikan M. (35), warga Kecamatan Winong, baru saja selesai mengisi BBM dan hendak menyalakan mesin kendaraan sebelum melakukan pembayaran.
Namun, sesaat setelah mesin dihidupkan, muncul percikan api dari bagian bawah kemudi. Menyadari adanya kobaran api, pengemudi dengan sigap mengarahkan kendaraan ke tepi jalan guna menghindari risiko kebakaran yang lebih besar di lingkungan SPBU.
Petugas SPBU bersama warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Berkat kesigapan tersebut, api berhasil dijinakkan sebelum membesar dan membahayakan fasilitas SPBU maupun masyarakat yang berada di lokasi.
Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Winong yang dipimpin Ka SPK bersama piket fungsi dan Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting pada instalasi kelistrikan di bagian bawah kemudi kendaraan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut.
Akibat insiden tersebut, satu unit mobil Suzuki Carry mengalami kerusakan cukup parah. Selain kendaraan, dua unit telepon genggam, satu lembar STNK, serta satu buku BPKB yang berada di dalam mobil turut hangus terbakar. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Kapolsek Winong AKP Gandhi Soeprijanto mengatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan TKP, melakukan penyelidikan awal hingga menyusun laporan resmi atas kejadian tersebut.
“Begitu menerima informasi, anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Penanganan cepat ini juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKP Gandhi.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
“Indikasi awal mengarah pada korsleting listrik di bagian bawah kemudi kendaraan. Meski demikian, kami tetap melakukan pendalaman agar penyebab pasti kebakaran dapat dipastikan secara ilmiah,” jelasnya.
AKP Gandhi juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi sistem kelistrikan kendaraan, terutama kendaraan yang sudah berusia cukup tua.








