Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI / Uncategorized

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:37 WIB

Disangka Rebut Purel, Pemuda di Probolinggo Dibacok Orang

Disangka Rebut Purel, Pemuda di Probolinggo Dibacok Orang

Disangka Rebut Purel, Pemuda di Probolinggo Dibacok Orang

 

Probolinggo – Pemuda warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, ACR (24), tiba-tiba dibacok pria tak dikenal di Taman Maramis, Kanigaran, Kota Probolinggo. Dia harus menjalani perawatan medis karena sembilan jarinya terluka.

Sang pembacok akhirnya ditangkap polisi. Ia adalah DMF(29) warga Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Syabani mengatakan, peristiwa tersebut berlangsung ketika korban sedang asik menikmati kopi di warung Taman Maramis, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada Sabtu (17/2/2024). Tiba – tiba ada seorang lady companion (LC) purel keluar dari dalam wisma karaoke yang berada di dekat warung tempat ACR ngopi. Wanita tersebut langsung duduk di samping ACR.

Hingga tak berselang lama, DMF(29) keluar dari wisma karaoke ilegal tersebut. Ia kemudian cekcok dengan LC yang duduk di samping ACR Karena tak mengenali satu sama lain, ACR pun memilih diam dan melanjutkan minum kopi bersama temannya.

“Ternyata awal mulanya, DMF ini awalnya sedang berkaraoke ditemani LC. Tak lama kemudian, DMF dan LC ini cekcok mulut sehingga keduanya keluar dari tempat karaoke. Sialnya, LC tersebut duduk di dekat korban dan DMF merasa bahwa korban dan temannya menertawainya sehingga membuatnya tersinggung,“ terang Wadi, Jumat (8/3/2024).

DMF yang saat itu dalam pengaruh alkohol merasa kesal, dan marah sehingga menuju ke parkiran motor dan mengambil celurit yang disimpan di dalam jok. Lalu bergegas mendatangi ACR dan membacokknya.

“Karena berusaha menepis sabetan celurit pelaku, akhirnya tangan korban yang dipergunakan menahan bilah celurit tersebut tersayat, hingga membuat korban harus menjalani perawatan medis dan operasi di Rumah Sakit Rizani Paiton,” tambahnya.

Pihak keluarga korban langsung melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian, dan pelaku berhasil diringkus aparat untuk menjalani proses hukum.

Disebutkan, sebelum ditangkap DMF berkali – kali mendatangi kediaman korban untuk memberikan uang tunai senilai Rp20 Juta agar perkara tersebut bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. Namun pihak korban menolak tawaran tersebut.

“Tak sampai disitu, keesokan harinya, pelaku kembali berkunjung ke rumah korban lagi, dengan memberikan tawaran yang sama, dan menambah nominal uang tunainya sebesar Rp30 juta, namun pihak keluarga kembali menolaknya, dan tetap bersih keras membawa kasus tersebut ke ranah hukum,” tuturnya.

Menurut pengakuan ACR, emosi DMF muncul juga karena menyangka ia dan teman-temannya merebut booking si LC.
(Red)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Beredar Video Tawuran Korban Dibacok, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pastikan Hoax, Kejadian Di Bogor

Berita utama

Miris..! Masih ada Rumah Warga Miskin Lamongan Hampir Roboh.

Berita utama

Kodim 0832/Surabaya Selatan menerjunkan 50 personil untuk membantu pengamanan pada acara Surabaya

Berita utama

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Malang Kota Ziarah ke Makam Korban Kanjuruhan

Berita utama

Polisi Peduli Anak Yatim Terima Gelar Doktor Honoris Causa

Berita utama

Keluarga Besar Pimpinan Umum MediaKPK.com Mengucapkan Selamat Memperingati HARI PAHLAWAN NASIONAL 10 November 2024 Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu

Berita utama

Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi SAR Longsor Cibeunying 21 Warga Tertimbun

Berita utama

Bagikan Ribuan Paket Sembako, Ops NCS Polri Bawa Pesan Pilkada Damai di Jawa Timur