Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / TNI POLRI

Rabu, 13 Desember 2023 - 12:43 WIB

Dampingi Presiden Tnjau SMKN 1 Kedungwuni, Nana Siap Genjot Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kerja

Dampingi Presiden Tnjau SMKN 1 Kedungwuni, Nana Siap Genjot Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kerja

Dampingi Presiden Tnjau SMKN 1 Kedungwuni, Nana Siap Genjot Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kerja

 

Pekalongan, mediakpk.com| Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau SMKN 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (13/12/2023).

Rombongan Presiden tiba di SMKN 1 Kedungwuni sekira pukul 12.20 WIB. Selain Pj Gubernur Jawa Tengah, dalam rombongan tersebut juga terdapat Menteri PMK, Kapolda Jateng, Pangdam IV/Diponegoro, dan Bupati Pekalongan.

Setibanya di lokasi, Jokowi langsung menuju ruang kelas jurusan teknik pemesinan. Jokowi  memeriksa kondisi peralatan yang ada di sekolah tersebut. Presiden juga berdialog dengan sejumlah pelajar dan guru pendamping.

“Saya melihat beberapa kelas otomotif, fiber optic, gambar digital, dan lainnya. Siswa yang otomotif mana? Nanti (kelas otomotif) saya belikan mobil listrik, saya belikan hari ini, besok dikirim,” ujar Jokowi, di depan para siswa dan guru SMKN 1 Kedungwuni.

Sementara, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyatakan berkomitmen untuk mendorong pendidikan vokasi. Komitmen ini ia sampaikan dalam berbagai kesempatan. Sebab, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu daya tarik investasi ke Jawa Tengah.

“Banyak investor yang melirik Jawa Tengah karena iklim investasi yang kondusif. Maka kita harus siapkan sumber daya manusia yang siap kerja sesuai kebutuhan industri, caranya dengan pendidikan vokasi dan pelatihan-pelatihan kerja,” katanya.

Untuk diketahui, SMKN 1 Kedungwuni termasuk salah satu sekolah kejuruan yang memiliki banyak  prestasi. Sekolah tersebut memiliki beberapa kompetensi keahlian. Di antaranya teknik pemesinan, teknik pengelasan, teknik kendaraan ringan dan otomotif, desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik instalasi tenaga listrik, teknik komputer dan jaringan, serta teknik geomatika.

SMKN 1 Kedungwuni juga sudah menerapkan model link and match dengan perusahaan ternama. Setidaknya  ada 10 perusahaan baik di dalam negeri maupun luar negeri. Perusahaan di luar negeri ada yang bertempat di Jepang dan Malaysia.

Serapan lulusan SMKN 1 Kedungwuni terbilang cukup bagus. Serapan terbanyak adalah untuk kebutuhan perusahaan di dalam negeri yang didominasi oleh perusahaan di Jababeka, juga ada perusahaan dari Kalimantan. Untuk luar negeri sekitar 85 persen tujuannya ke Jepang.

Kerja sama sekolah kejuruan dengan perusahaan memang menjadi salah satu prioritas dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya, untuk meningkatkan kapasitas lulusan sekolah kejujuran dan menyesuaikan kebutuhan industri atau perusahaan.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Buka Puasa Bersama Polres Sumenep dan Komunitas Jurnalis Perkuat Silaturahmi

Berita utama

Kebersamaan Di Tengah Tugas, Satgas TMMD 125 Kodim 1007/Banjarmasin Makan Siang Bersama Warga

Berita utama

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Berita utama

PT Horng Dar Footwear Diduga Telah Melakukan Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak Terhadap Karyawati

Berita utama

Pimpin Apel Pagi di Rutan Surabaya, Kadiv Pemasyarakatan Harapkan Peningkatkan Pelayanan Tahanan

Berita utama

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2024, Polres Bangkalan Berhasil Amankan 10 Orang Tersangka

Berita utama

Lestarikan Alam Personel Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tla Bersama Masyarakat Tanam Pohon

Berita utama

Dandim 1002/HST dan Bulog Barabai Lepas Tim Gabungan Distribusi Bantuan ke Desa Juhu