Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Kesehatan / Kolom / KPK / Nasional

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:52 WIB

Polres Probolinggo Fasilitasi Penjemputan Ibu Nortaji yang Sempat Dirawat di Griya Lansia Malang

Polres Probolinggo Fasilitasi Penjemputan Ibu Nortaji yang Sempat Dirawat di Griya Lansia Malang

Polres Probolinggo Fasilitasi Penjemputan Ibu Nortaji yang Sempat Dirawat di Griya Lansia Malang

PROBOLINGGO,- Langkah cepat dan tanggap dilakukan Polres Probolinggo Polda Jatim dalam memediasi permasalahan antara ibu dan anak yang terjadi di Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Akibat permasalahan tersebut ibu Notaji sempat dibawa petugas Griya Lansia dan dirawat di Malang.

Mengetahui kondisi tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo mendatangi anak-anak Ibu Nortaji dengan memberikan pengertian untuk membawa pulang kembali ibunya ke rumah.

Alhasil, ketiga anak Ibu Nortaji bersedia menjemput ibunya dengan didampingi pihak kepolisian di Griya Lansia yang berada Desa Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Suasana harupun terjadi saat ketiganya bertemu dengan ibu Nortaji. Ketiganya langsung memeluk mesra dan meminta maaf.

“Hari ini kami mendampingi Tiga anak ibu Nortaji untuk menjemput ibunya di Malang. Semoga setelah ini tidak terjadi permasalahan lagi antara ibu Nortaji dengan anaknya,” kata Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanty, Kamis (31/7/2025).

Dalam kesempatan ini, Muhammad, anak pertama Ibu Nortaji, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Probolinggo Polda Jatim karena telah dimediasi dalam menyelesaikan permasalahan ini.

“Terima kasih bapak dan ibu dari Polres Probolinggo yang sudah membantu kami. Kami juga sudah sepakat untuk sama-sama merawat ibu (Nortaji), makanya kami langsung datang ke Griya Lansia,” kata Muhammad.

Sementara itu, ibu Nortaji yang sebelumnya sempat viral usai diduga dianiaya dan diusir oleh anak kandungnya juga langsung menangis setelah bertemu dengan tiga anak termasuk menantunya dan langsung mengajak pulang ke rumahnya.

“Sayang sarah kuleh, terro plemanah ka compok, terro akompolah pole. Toreh pleman pon nak (Sayang banget saya, pengen pulang ke rumah, pengen kumpul lagi. Ayo cepat pulang nak),” ujar Ibu Nortaji dengan bahasa Madura.

Di tempat terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif mengatakan, pendampingan yang dilakukan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim ini adalah salah satu bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pelayanannya.

“Kami hadir untuk masyarakat, jadi sudah seharusnya kami berikan pendampingan kepada warga masyarakat khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo ini,” ucap AKBP Latif.

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pembangunan Tuntas, Jembatan Perintis Garuda Jadi Kebanggaan Warga Mangkusip

Berita utama

Polres Pamekasan Kembali Berhasil Amankan Tersangka Pengedar Narkoba

Berita utama

TMMD ke-124: Kodim HST Optimis Pembangunan Jalan Haruyan Selesai Tepat Waktu

Berita utama

Jaga Situasi Kondusif, Satgas Yonif 611/Awang Long Laksanakan Kegiatan Komsos di Kampung Arwanop

Berita utama

Merajut Kerukunan Dalam Keberagaman: Peran FKUB dan Makna Tri Suci Waisak 2569BE / 2025

Berita utama

Terkait Di Pulangkannya 3 Tersangka Investasi Bodong, Kanit PPA dan Kasat Reskrim Bungkam

Berita utama

Simulasi Sispamkota Polres Ponorogo Peragakan Kerusuhan hingga Penculikan Saat Pilkada 2024

Berita utama

Ungkapan Syukur, Satgas TMMD dan Pemilik RTLH Gelar Doa Selamat