Home / Berita utama / Daerah / Nasional

Selasa, 13 Juni 2023 - 16:24 WIB

Bongkar..!! Ketua LSM Reformasi dan APKM Minta Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan dan Hilangnya Pupuk Bersubsidi Sebanyak 7,1 Ton

Foto:Bongkar..!! Ketua LSM Reformasi dan APKM Minta Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan dan Hilangnya Pupuk Bersubsidi Sebanyak 7,1 Ton

Foto:Bongkar..!! Ketua LSM Reformasi dan APKM Minta Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan dan Hilangnya Pupuk Bersubsidi Sebanyak 7,1 Ton

Probolinggo – Proses penanganan kasus ditemukannya timbunan pupuk bersubsidi sebanyak 7,1 ton oleh warga di salah satu gudang milik KUD di Desa Sogaan Kec.Pakuniran Kab.Probolinggo beberapa bulan lalu terpantau masih dilakukan oleh Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Polres Probolinggo.
Bahkan sejumlah saksi telah dipanggil guna dikonfrontir terkait kasus tersebut. Lepas dari hasil yang didapat oleh penyidik, yang pasti hingga saat ini pihak Polres belum menetapkan tersangka. Terbetik kabar jika sebagian besar saksi yang terdiri dari warga yang ada disekitar TKP tidak mengakui jika mereka mengetahui kejadian tersebut.

Terkait hal ini, Abdul Wahid Ketua LSM Reformasi dan Presiden LSM APKM (Asosiasi Peduli Kesejahteraan Masyarakat) Junaidi Santoso angkat bicara. Menurut kedua aktifis pegiat sosial ini, setelah dilakukan pemanggilan terhadap saksi sudah selayaknya pihak penyidik menyimpulkan status para saksi.

“Kasus ini cukup besar dan banyak menyita perhatian masyarakat Probolinggo, mengingat obyek yang menjadi pemberitaan tersebut merupakan komoditas yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat khususnya para petani, namun keberadaan pupuk dilokasi tersebut diduga menggunakan cara-cara ilegal terlebih ada indikasi dari pihak tertentu untuk menghilangkan barang bukti.”ujar Abdul Wahid.

Lebih lanjut Wahid, meminta agar penyidik bisa menyimpulkan dan menetapkan para tersangka. “Setelah melalui proses penyidikan atas para saksi ini, setidaknya penyidik bisa menetapkan siapa saja yang berperan dalam aksi penghilangan barang bukti dari lokasi penemuan.”tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Junaidi Santoso alias Junet. Menurutnya dari serentetan proses penggalian bukti dan keterangan para saksi dihadapan penyidik, pria ini berharap agar kasus tersebut segera bisa terkuak utamanya siapa aktor intelektual dibalik lenyapnya barang bukti dari lokasi.

“Kami berharap agar kasus ini segera terkuak dan masyarakat bisa melihat hal positif atas kinerja Kepolisian.”kata Junet.

Seperti diketahui lebih lanjut ia mengatakan, penemuan timbunan pupuk bersubsidi jenis Urea yang diduga berasal dari wilayah lain (Pulau Madura) sebanyak 7,1 ton dibekas gudang KUD Desa Soga’an kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo, menjadi fenomena yang sempat viral di Kabupaten tersebut. Namun informasi yang santer, dari penemuan atas hilangnya 7,1 ton ini, ternyata yang berhasil ditemukan oleh aparat penegak hukum hanya 1,6 ton.

Penghilangan barang bukti injenyuratkan bahwa para pelaku sudah profesional dan terencana dalam melaksanakan aksi tersebut.

“Pihak Polres Probolinggo layak menyeret semua antek-antek tersangka yang terlibat dalam jaringan penimbunan pupuk tersebut, mereka kan juga ikut membantu mulai dari perencanaan menghilangkan barang bukti sampai menentukan peran masing masing termasuk mengangkut dan menaruh BB disatu lokasi tertentu. Kalau Pihak Polres serius atau mau

 

mengembangkan kasus ini, saya analisa dari segi hukum, mereka semua antek-anteknya bisa dijerat secara hukum dengan dikenakan pasal ikut serta menghilangkan barang bukti tindak kejahatan,”pungkas Abdul Wahid.limbat

Share :

Baca Juga

Berita utama

Respon Cepat Polda Jatim Tangani Konten Medsos Diduga Bernuansa Asusila dan Sara

Berita utama

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemprov Jateng Dukung Raperda Tata Kelola BUMD

Berita utama

Latihan Ekstra, Paskibra Upau Siap Tampilkan yang Terbaik di Hari Kemerdekaan

Berita utama

Muhammad Tahir, SH sebagai Penasihat hukum dari YN sangat heran dan menyayangkan proses hukum dari pihak Kepolisian CQ. Polsek Pakal

Berita utama

Peta Komplain PT SLS Atau PT Nirmala Fortuna Abadi Terkait Kordinasi pelabuhan kejawanan

Berita utama

Sinergitas Polres Blitar, TNI, dan BPBD Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam di Dam Sungai Berut Jatinom

Berita utama

SEMARAK HUT KE-80 RI DISTRIK SALAWATI GELAR LOMBA GERAK JALAN INDAH

Berita utama

Terjerat Korupsi Ditahan Di Rutan Kejati Jatim Mantan Kadindik Provinsi Jatim Dan Kepala SMK Baiturrohman Jombang