Home / Uncategorized

Kamis, 14 November 2024 - 07:12 WIB

Polda Jatim Berikan Asistensi pada Kasus Perundungan oleh Oknum Pengusaha di Surabaya

Polda Jatim Berikan Asistensi pada Kasus Perundungan oleh Oknum Pengusaha di Surabaya

Polda Jatim Berikan Asistensi pada Kasus Perundungan oleh Oknum Pengusaha di Surabaya

 

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus mengawal kasus perundungan berupa pemaksaan terhadap salah satu siswa untuk meminta maaf dengan bersujud sambil menggonggong.

Diduga perundungan itu dilakukan oleh seorang pengusaha di Surabaya yang juga salah satu wali murid di SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, Ivan Sugianto.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto mengatakan, dalam kasus ini Polda Jatim memberikan asisten atau pendampingan terkait kasus tersebut.

“Sesuai petunjuk bapak Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto Msi sejak kemarin Ditsiber Polda Jatim memberikan asisten terkait dengan penanganan kasus ini,” jelasnya saat ditemui di Humas Polda Jatim, pada Kamis (14/11/2024).

Diharapkan oleh Polda Jatim, dengan asistensi ini akan segera dapat menyimpulkan terkait peristiwa tersebut, sehingga masyarakat nanti bisa memberikan informasi yang lurus terkait dengan penanganan masalah ini.

“Jadi kami berharap masyarakat tenang dulu karena kasus ini sedang kami dalami untuk tindaklanjutnya,” ujar Kombes Dirmanto.

Perlu diketahui, pihak SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, melaporkan peristiwa tersebut di Polrestabes Surabaya.

Laporan ini dibuat setelah insiden keributan yang melibatkan siswa dari sekolah lain.

Peristiwa ini bermula pada 21 Oktober 2024 ketika sekelompok orang yang bukan warga sekolah, mendatangi SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.

Keributan terjadi setelah adanya saling ejek antara siswa SMA Gloria 2 berinisial EV dan siswa SMA Cita Hati berinisial AL, saat pertandingan basket di mal.

EV mengejek AL melalui media sosial setelah tim Cita Hati kalah.

Ayah AL, Ivan Sugianto yang seorang pengusaha, tidak terima dengan ejekan tersebut dan mendatangi SMA Gloria 2 bersama sekelompok orang untuk menuntut permintaan maaf dari EV.

Kedatangan Ivan Sugianto berujung pada keributan, pasalnya EV dipaksa untuk bersujud dan mengonggong di depan orang-orang tersebut. Rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Kelezatan Lokal di Tengah Pembangunan: Ibu-ibu Desa Siapkan Makan Siang Lalapan Spesial untuk Satgas TMMD

Berita utama

Seorang Nelayan di Rembang Terpaksa Berurusan Dengan Polisi Akibat Kepemilikan 8000 Tablet Obat Berlogo “Y”

Berita utama

Anak Papua Cerdas Satgas Yonif 521/DY Bantu Tingkatkan Partisipasi Kegiatan Pendidikan

Berita utama

Komandan Koramil 1008-06/Banua Lawas–Pugaan Hadiri Musyawarah Desa Sosialisasi Program Koperasi Merah Putih

Berita utama

Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Narkoba Selama Agustus 2025 Amankan 10 Tersangka Sita 4,4Kg Sabu dan Ribuan Butir Okerbaya

Uncategorized

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 Polres Situbondo Berbagi Sembako dan Rompi untuk Supeltas

Berita utama

Penurunan Kemiskinan Kado Istimewa Hari Jadi ke-283 Kabupaten Rembang

Berita utama

Polda Jatim Gandeng Ratusan Da’i, Perkuat Benteng Kedamaian Jawa Timur