Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Sabtu, 1 November 2025 - 16:44 WIB

Inovasi Layanan: Satlantas Polrestabes Surabaya via Unit Regident Hadirkan ‘Coaching Clinic SIM’ untuk Masyarakat yang Siap Ujian Praktik

SURABAYA – Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menekan angka kegagalan uji praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), Satlantas Polrestabes Surabaya melalui Unit Regident dan Satpas Colombo luncurkan program Coaching Clinic SIM. Program ini ditujukan bagi masyarakat pemohon yang akan menjalani ujian praktik maupun teori SIM — khususnya mereka yang sempat gagal — sehingga siap menghadapi proses dengan lebih percaya diri dan tertib.

Menurut Kanit Regident Satpas Colombo, AKP Tri Arda Meidiansyah, S.Tr.K., S.I.K., program ini bukan hanya sekadar latihan sebelum ujian, melainkan bagian dari upaya membentuk pengendara yang paham akan keselamatan lalu lintas dan sadar terhadap aturan jalan. “Tujuan kami agar pemohon mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berkendara, serta menghadapi ujian teori dan praktik SIM dengan lebih baik.” ungkapnya.

Sasaran utamanya: pemohon SIM yang belum lulus ujian praktik. Petugas memberikan pembekalan berupa:

Penjelasan teknis dan prosedur ujian praktik

Simulasi dan latihan langsung di lapangan

Kisi-kisi teori serta tips agar tidak gugup saat ujian.

Pendampingan dilakukan oleh tim petugas dari Kelompok Kerja (Pokja) Uji Praktik yang telah berpengalaman.

Mengapa Program ini Penting

Berdasarkan data dan pengalaman, banyak pemohon gagal ujian praktik bukan karena kurangnya kemampuan mengemudi semata, tetapi karena kurang persiapan terkait lintasan, rambu-rambu ujian, tekanan saat tes, atau kurangnya pemahaman teknis seperti penggunaan lampu sein saat manuver.
Dengan coaching clinic ini, petugas berharap tingkat kelulusan meningkat, sekaligus menyemai budaya berkendara yang lebih tertib di masyarakat.

Testimoni dari Peserta

Salah seorang peserta, (warga Menur Surabaya), berbagi cerita: setelah lulus teori namun gagal di praktik karena kaki sempat menyentuh lantai dan lupa mematikan sein, ia mengikuti Coaching Clinic dan di kesempatan berikutnya berhasil lulus. “Petugasnya sabar banget, jadi saya nggak tegang,” katanya.

Catatan dan Tips untuk Pemohon

Fokus pada instruksi petugas, terutama manuver-manuver dasar seperti start mesin, perubahan gigi, keseimbangan, dan penggunaan lampu/sein.

Bersikap tenang saat ujian; ingat latihan yang telah dilakukan sebagai persiapan utama.

Meski sudah lulus teori, jangan menganggap ujian praktik ringan—persiapan tetap penting.

Manfaatkan program ini sebagai kesempatan kedua atau tambahan pelatihan sebelum mengambil ujian ulang.

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Penuh Semangat, Anggota Kodim 1008/Tabalong Sambut Kunjungan Danrem 101/Antasari

Berita utama

Personel Polres Madiun Napak Tilas ke Monumen Sakip–Sanali

Berita utama

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Mendadak Bagi Para Perwira

Berita utama

Warga Resah, Tidak Adanya Perbaikan Jalan yang Rusak di Desa Kara Kampung Karojeh Masjid kecamatan torjun

Uncategorized

Wujudkan Asta Cita Bidang Ketahanan Pangan Polres Kediri Kota Bersama Masyarakat Tanam Jagung

Berita utama

Klarifikasi Polrestabes Surabaya Terkait Viral Video Polwan Tegur Pria yang Sedang Makan

Berita utama

Tim Perancang Per-UU Bahas Pengharmonisasian Produk Hukum Daerah Kabupaten Sidoarjo dan Ponorogo

Berita utama

Rahasia Ketangguhan Prajurit! Begini Cara TNI AU Asah Akurasi Senjata Laras Panjang di Subang