Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 7 Februari 2025 - 10:45 WIB

Ops Keselamatan Semeru 2025: Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Lalu Lintas Jelang Ramadhan

Ops Keselamatan Semeru 2025: Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Lalu Lintas Jelang Ramadhan

Ops Keselamatan Semeru 2025: Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Lalu Lintas Jelang Ramadhan

 

Polrestabes Surabaya Gelar Ops Keselamatan Semeru 2025: Fokus Penertiban Lalu Lintas Jelang Ramadhan

Surabaya – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polrestabes Surabaya kembali menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025.

Operasi ini berlangsung mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K, M.H, M.Si, melalui Kasi Humas AKP Rina Shanty menjelaskan bahwa operasi ini menitikberatkan pada tindakan preemtif dan preventif.

“Kami mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap kepolisian. Harapannya, kesadaran berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” tutur AKBP Rina, pada Jumat (7/02/2025).

Dalam Operasi tersebut akan menindak tegas berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Beberapa pelanggaran yang menjadi target utama antara lain: Pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, Pengendara yang melawan arus, Pengemudi yang melebihi batas kecepatan.

Kemudian Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, Pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman, Anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor, Pengemudi yang berkendara dalam kondisi mabuk dan Pelaku balap liar dan penggunaan knalpot brong.

Lokasi Strategis: Fokus pada Titik Rawan

Polrestabes Surabaya telah memetakan sejumlah lokasi yang akan menjadi fokus operasi, di antaranya Jalan utama dan jalur yang menerapkan kebijakan khusus, Pintu masuk pusat perbelanjaan dan objek wisata, Terminal dan halte bayangan, Lingkungan perguruan tinggi dan sekolah, Bengkel dan toko yang menjual serta memasang knalpot brong, Lokasi rawan kecelakaan, kemacetan, dan balap liar.

“Kami ingin memastikan seluruh pengendara mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Sosialisasi juga akan dilakukan di sekolah-sekolah dan pusat transportasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat,” tambah Kombes Pol Dr. Luthfie Sulletiawan.

Dukungan Personel: 524 Anggota Diturunkan

Dalam operasi ini, Polrestabes Surabaya menerjunkan 524 personel dari berbagai satuan tugas. Mereka akan bertugas dalam berbagai bentuk kegiatan, mulai dari penegakan hukum, patroli, hingga sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman. “Kami harap partisipasi masyarakat dapat membantu kelancaran operasi ini. Tujuan utama kami bukan sekadar menindak, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas di Surabaya,” tutup AKP Rina.

Dengan adanya Ops Keselamatan Semeru 2025, diharapkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas dapat berkurang secara signifikan, sehingga masyarakat bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman.RASYID

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengguna Jalan

Berita utama

Polrestabes Surabaya Siapkan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Berita utama

Hari ke Tujuh Ops Lilin Semeru 2024, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Terpantau Lancar

Berita utama

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Pesta Miras dan Prostitusi di Rumah Kos Juwana, Minta Aparat Turun Tangan

Berita utama

Langkah Awal Bhayangkara Muda: 247 Calon Siswa Bintara Polri Resmi Masuk SPN Polda Jatim

Berita utama

KBRS Perjuangan SINERGI DENGAN RS. dr. M.SOEWANDHIE

Berita utama

Polres Magetan Ajak Masyarakat, Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas Melalui Public Address

Berita utama

Tingkatkan Pengawasan Pangan, Dinkes Rembang : 24 Sampel Takjil Dinyatakan Aman