Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Selasa, 19 Maret 2024 - 09:11 WIB

Miriss,,Gedung SDN 02 Lodan Kulon Sarang Memprihatinkan: Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Diduga Bak Ajang Bancak,an Oknum Kontraktor

Miriss,,Gedung SDN 02 Lodan Kulon Sarang Memprihatinkan: Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Diduga Bak Ajang Bancak,an Oknum Kontraktor

Miriss,,Gedung SDN 02 Lodan Kulon Sarang Memprihatinkan: Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Diduga Bak Ajang Bancak,an Oknum Kontraktor

 

Rembang |mediakpk.com| Kepala Sekolah SDN 2 Lodan Kulon Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang menyayangkan mangkraknya proyek pembangunan ruang kelas sekolah yang ada di lingkungan sekolah SDN 2 Lodan Kulon.

Proyek tersebut menurut Kepala SDN 2 Lodan Kulon Warsilo menyampaikan, “bahwa awal mula pembangunan rehabilitasi ruang kelas tersebut dari pihak CV pemborong tidak pernah ada konfirmasi sama sekali dengan pihak sekolah, saya selaku kepala sekolah di sini sama sekali tidak tau. Dan kami menerima hasil pengerjaan seperti ini.

Menurut Warsilo, adapun pembangunan rehabilitasi ruang kelas tersebut terlihat dari prasasti yang terpasang tertulis besaran anggaran senilai Rp 134.826.000 dengan kontraktor bernama CV. Raja Jaya

Namun pada kenyataannya, hasil rehabilitasi ruang kelas dengan anggaran tersebut masih terlihat layaknya bangunan belum selesai, kondisi tembok yang masih terlihat batu batanya alias belum diperhalus, serta banyak keretakan pada dinding tembok.

Bahkan disalah satu ruangan kelas yang lain ditemukan adanya kayu penyangga pada atap telah patah. Dinding ruangan banyak yang mengalami keretakan dan tembok yang mengelupas.

Miriss,,Gedung SDN 02 Lodan Kulon Sarang Memprihatinkan: Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Diduga Bak Ajang Bancak,an Oknum Kontraktor

Lalu saat kami pertanyakan terkait rehabilitasi tersebut, kami pihak sekolah mendapat jawaban dari konsultan bahwa proyek dinyatakan telah selesai dan sudah ada serah terima dengan dinas terkait,” ucapnya.

Jelas kami dari pihak sekolah mempertanyakan, benarkah dengan kondisi hasil pengerjaan tersebut sudah dinyatakan selesai, karena proses pengerjaan sejak bulan Desember 2023 telah ditinggalkan pihak kontraktor.

Adapun di musim penghujan sekarang ini sering kami melakukan pembelajaran diluar kelas demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti contoh mengantisipasi ambruknya atap ruangan,” tukasnya.

Melalui media ini, kami sangat memohon untuk dibantu, bagaimana caranya pihak terkait bisa sesegera mungkin menganggarkan untuk perbaikan ruangan-ruangan kelas yang telah banyak mengalami kerusakan,” imbuhnya.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polemik Pergantian Pj. Kades Massal, Rolis sanjaya Tunggu Permainan Pj. Bupati Sampang!!

Berita utama

Bantuan Karhutla Polri Tiba di Kalbar, Distribusi ke Wilayah Lain Bertahap

Berita utama

Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Berita utama

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik

Berita utama

Bermain Bersama Anak-Anak, Satgas TMMD Ke-129 Lepas Lelah Usai Bekerja

Berita utama

Polisi Amankan Dua Pemuda Mabuk Diduga Bikin Onar di Tulungagung

Berita utama

Kapolres Malang dan Forkopimda Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan

Berita utama

Diduga Sipir Rutan Kelas 1 Makassar Aniaya Tahanan di Rutan