Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Rabu, 27 Maret 2024 - 17:45 WIB

2024, Penerimaan Zakat ASN Pemprov Jateng Ditargetkan Capai Rp100 Miliar

2024, Penerimaan Zakat ASN Pemprov Jateng Ditargetkan Capai Rp100 Miliar

2024, Penerimaan Zakat ASN Pemprov Jateng Ditargetkan Capai Rp100 Miliar

 

SEMARANG |mediakpk.com|  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng, mencapai Rp100 miliar pada 2024. Ramadan ini menjadi momentum untuk menggenjot penerimaan zakat tersebut.

“Momentum bulan ramadan ini, dari Baznas Jateng ingin mengingatkan semangat semua pihak, untuk menjalankan kewajiban zakat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno, pada  acara Gerakan Cinta Zakat 2024, di Grhadhika Bhakti Praja Semarang, Rabu (27/3/2024).

Sumarno menjelaskan, zakat yang dikelola Baznas Jateng selama ini telah membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, mulai dari kemiskinan, stunting, pengangguran, hingga kebencanaan.

“Harapan kami, pengumpulan zakat di Baznas bisa lebih besar. Sehingga, dapat diberdayakan dan dimanfaatkan pentasarufannya sesuai kebutuhan masyarakat, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selama ini, lanjut Sumarno, sistem pembayaran zakat bagi ASN di Pemprov Jateng sudah dilakukan secara sistematis, dengan dipotong langsung dari pembayaran gaji maupun tunjangan. Hal itu dapat dilakukan karena pimpinan memberikan contoh, sehingga kesadaran masing-masing ASN dapat terbentuk.

Dari total pengumpulan zakat yang ada di unit pengumpul zakat (UPZ), terangnya, 50 persen akan disetorkan ke Baznas Jateng, dan 50 persen lainnya ditasarufkan oleh setiap OPD, sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi masing-masing.

Ia montohkan, UPZ Dinas Pendidikan bisa menyalurkan ZIS-nya kepada siswa tidak mampu, atau UPZ Dinas Sosial menyalurkan untuk penanganan masalah sosial kemasyarakatan.

“OPD pun masih bisa mengajukan pentasarufan berdasarkan dari yang disetorkan ke Baznas, sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Sumarno mengapresiasi langkah Baznas Jateng tentang pentasarufan zakat, infak, sedekah, yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Selama ini pentasarufan tidak hanya dalam bentuk bantuan konsumtif kepada penerima zakat, tetapi juga berupa bantuan modal usaha produktif.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji mengatakan, total penerimaan zakat yang bersumber dari ASN Pemprov Jateng pada 2023 lalu sebesar Rp92 miliar. Untuk 2024 ini ditingkatkan menjadi Rp100 miliar.

Disampaikan, dalam pentasarufan pada 2023, lebih banyak untuk bantuan produktif. Hal itu untuk mendorong, agar penerima zakat tersebut kelak menjadi pemberi zakat.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Personel Kodim 1009/Tla Mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Keselamatan Intan 2026

Berita utama

Polisi Peduli Warga, Kapolres Pacitan Santuni Anak Penderita Hidrosefalus

Berita utama

Polsek Kenjeran Bongkar Kasus Curanmor di Garasi Warga Bulak Banteng Surabaya

Berita utama

Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kg Kokain, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Berita utama

Polisi Ajak Warga Pesisir Situbondo Jaga Kebersihan Lingkungan dan Waspada Banjir Rob

Berita utama

Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba di Kota Kediri 5 Tersangka Diamankan

Berita utama

Lurah Wawan dan Warga Desa Krisik Adakan Pawai Budaya

Berita utama

Cegah Kejahatan di Bulan Ramadhan, Polsek Sarang Intensifkan Patroli Sambang Pertokoan & Minimarket