Home / Berita utama / KPK / News / Uncategorized

Rabu, 22 November 2023 - 12:40 WIB

Rumahnya Direnovasi Kemensos, Mbah Pirmiyatun Tak Lagi Kedinginan

Rumahnya Direnovasi Kemensos, Mbah Pirmiyatun Tak Lagi Kedinginan,
Foto,

Rumahnya Direnovasi Kemensos, Mbah Pirmiyatun Tak Lagi Kedinginan, Foto,

 

Rembang, mediakpk.com| Mbah Pirmiyatun, seorang lansia berusia 90 tahun dari Desa Pamotan mengaku senang dan terharu. Pasalnya, rumahnya yang tidak layak huni, sekarang sudah direnovasi oleh Kementerian Sosial RI, melalui Sentra Margolaras UPT Kemensos Pati. Rumah yang semula berdinding anyaman bambu (gedhek), sekarang menjadi tembok.

“Aku bisa turu ora kademen, ora kudanan. Aku turune penak, aku ora nyangka nek omahku digawe kaya ngene, tak pikir mung cukup gedhek. (Saya bisa tidur, tidak kedinginan dan kehujanan. Saya tidurnya nyaman, tidak menyangka kalau rumah saya dibuat seperti ini, saya pikir cuma pakai anyaman bambu),” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo mengatakan, Pirmiyatun merupakan lansia terlantar, yang hidup sebatang kara. Kondisi rumahnya juga tidak layak huni berdinding gedhek atau anyaman bambu, dan berada di atas tanah milik negara.

Dia bersyukur, kondisi Pirmiyatun mendapat perhatian dari Menteri Sosial RI Tri Risma Harini, yang menugaskan Tagana dan Sentra Margolaras UPT Kemensos Pati, untuk terjun ke lokasi dan melihat langsung kondisinya. Sebab, tanah yang bukan milik sendiri menjadi kendala pemerintah kabupaten, saat akan memberikan bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH).

“Karena status tanah di mana rumah Mbah Pirmiyatun berdiri ini tanah negara, maka istilah bantuannya dari kementerian adalah hibah untuk perbaikan rumah. Ini sudah terlaksana dengan bantuan Tagana, Babinsa, Babinkamtibmas, warga desa secara gotong royong,” terang Prapto, saat ditemui di kantornya, Selasa (21/11/2023).

Pekerja sosial dari Sentra Margo Laras UPT Kemensos Pati, Wahyu menambahkan, sebenarnya Mbah Pirmiyatun diberi pilihan. Salah satunya, pindah ke tanah bengkok desa, sehingga bisa dibangunkan rumah baru. Namun, yang bersangkutan tetap ingin tinggal di lokasi semula.

“Sehingga, kita membuat surat perjanjian yang berkaitan status hak guna tanah yang ditinggali Mbah Pirmiyatun. Tanah itu akan ditempati Mbah Pirmiyatun hingga meninggal. Setelah beliau meninggal, maka tanah itu akan kembali dikelola oleh desa, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” ujarnya.

Wahyu berharap, Pirmiyatun bisa nyaman di sisa hidupnya. Menikmati hari tua dengan tinggal di rumah yang layak.

Sebagai informasi, anggaran bantuan renovasi rumah sampai perlengkapan di dalamnya sebesar Rp31 juta lebih, sedangkan atensi dan alat bantu jalan sekitar Rp1,3 juta. Selain itu, Pirmiyatun juga mendapat bantuan sembako dan fasilitas di dalam rumah, seperti kasur, meja, kursi, televisi, kompor, kipas angin, korden, lemari, dan karpet, hingga closet duduk.

/Red

Share :

Baca Juga

Daerah

Salut Polisi Bantu Dorong Bajaj Pemudik Asal Jakarta Tujuan Banyuwangi yang Mogok di Mojokerto

Berita utama

Perwira Polri Penerima Beasiswa LPDP Ikuti Upacara HUT RI ke-80 di London

Berita utama

Ngeri Mafia Solar di Pasuruan Diringkus, Timbun BBM Subsidi 166 Ton.???

Berita utama

Polisi Di Surabaya Hobby Borong Dagangan PKL Dan Bagikan Takjil Saat Bulan Ramadhan

Berita utama

Babinsa Perigi Landu Bersama Warga Bersihkan Parit, Lancarkan Aliran Air di Musim Hujan

Berita utama

Main Full Set, Tim Voli Putra Jatim Menang atas Tim PMJ

Berita utama

Pemilihan Suara Ulang TPS 27 Simolawang Di Jaga Polisi Gatotkaca

Berita utama

Anggota Koramil 07/Teluk Keramat Hadiri Launching Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Wilayah Binaan