1
1
Mempawah, mediakpk.com
Pekerjaan proyek swakelola SDA dibawah pengawasan kantor BWS Kalimantan I Jl. M.Sood Pontianak mulai tercium bau amis.
Oknum petugas disebut sebut ikut “bermain” dalam kegiatan proyek swakelola di Kabupaten Mempawah yang menggunakan anggaran dana APBN ini.
Sumber media ini mengungkapkan kegiatan proyek swakelola tahun 2022 berlokasi di Kab Mempawah ini pengawasan dari dinas Balai SDA disebut petugasnya Safri dan Hendra. kemudian kepala tukangnya bernama Afif. “Pekerjaannya di 5 titik swakelola di kabupaten Mempawah.
Pekerjaan swakelola ini menurut sumber media ini seharusnya dikerjakan oleh masyarakat diluar dari pada kantor SDA. Namun kenyataannya menurut sumber tersebut dikerjakan oleh orang dalam dinas sendiri khususnya pemesanan kubus.
Pekerjaan tersebut menurut sumber adalah pemasangan kubus untuk penahan luapan air. Namun diduga material berupa kubus dibelanjakan sediri oleh oknum orang dalam dan diduga jumlah kubusnya tak sesuai dengan yang ada di dalam RAB.
Sumber ini mengungkapkan: misalnya dari 1000 jumlah kubus beton diduga dipasang ratusan kubus saja disatu titik. “Ini jelas merugikan negera, dan sebaliknya diduga menguntungkan oknum orang dalam SDA itu sendiri “, ungkap sumber itu lagi.
Seperti pekerjaan swakelola di lokasi Semudun Kab Mempawah. Salah seorang pekerja mengungkapkan pemasangan kubus jumlahnya berkisar ratusan buah saja. “Seharusnya pekerjaan pembelian kubus diserahkan kemasyarakat untuk membelinya. bukan orang dinas yang membelanjakannya. Patut diduga melanggar pasal 3 UU Tipikor”, ungkap sumber media ini.
APH TURUN:
Sumber media mengharapkan agar aparat penegak hukum (APH) baik jaksa maupun kepolisian segera turun kelapangan melakukan penyelidikan atas informasi masyarakat ini.(Dheon Garda)

