Home / Uncategorized

Rabu, 13 November 2024 - 08:54 WIB

Viral, Aparat Penegak Hukum klarifikasi meluruskan penyelesaian yang melibatkan pelajar sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya

Viral, Aparat Penegak Hukum klarifikasi meluruskan penyelesaian yang melibatkan pelajar sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya

Viral, Aparat Penegak Hukum klarifikasi meluruskan penyelesaian yang melibatkan pelajar sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya

 

Surabaya, mediakpk.com. Polrestabes Surabaya melakukan door stop di gedung pesat Gatra untuk meluruskan masalah terkait viralnya video yang melibatkan pelajar Sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya berinisial EN dengan seorang berinisial I, sekira pukul 10.00 Wib. Rabu, 13/11/2024.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, yang didampingi Wakapolrestabes Surabaya AKBP Wimboko S.I.K. M.SI. dan Kasatresrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto S.H. S.I.K.  M.H. menjelaskan dan meluruskan tentang adanya pemberitaan yang simpang siur di berbagai media digital terutama di media sosial, terkait adanya konflik pelaku yang berinisial dengan anak anak.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, 21 Oktober 2024 yang lalu, sekira pukul 15.30 Wib, Setelah kasus ini viral di media sosial, tim dari Polrestabes Surabaya langsung bertindak dengan mendatangi sekolah untuk melakukan konfirmasi dan  klarifikasi kepada beberapa saksi yang terkait, diantaranya termasuk petugas keamanan sekolah telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

“Tim Polrestabes Surabaya juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap beberapa pihak, termasuk kepada kedua orang tua siswa yang terlibat, serta kepada delapan orang guru dan wali kelas yang ada di sekolah tersebut, pada hari Selasa, 22/10/2024.” ucap Kombes Pol Dirmanto.

Masih menurut Kombes Pol Dirmanto, bahwa kedua pihak yang terlibat telah sepakat untuk berdamai dan sudah menyadari kesalahan masing-masing, bahkan kedua pihak tersebut sudah mengunggah beberapa konten di berbagai media sosial mengenai perdamaian mereka secara kekeluargaan, namun pihak Sekolah Gloria tetap mendesak agar proses hukum dilanjutkan guna memperjelas peristiwa yang terjadi.

Meskipun sudah ada kesepakatan damai, Polrestabes Surabaya tetap mendalami kasus ini untuk menyelesaikan tuntutan dari pihak sekolah dan tujuannya agar kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari karena menyangkut masa depan anak.

“Penegakan hukum adalah langkah terakhir jika memang diperlukan, ada asas yang namanya ultimum premium, apalagi menyangkut tentang masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa yang harus di didik dan di lindungi.” pungkas Kombes Pol Dirmanto.  ( Rasyid )

Share :

Baca Juga

Berita utama

Terekam CCTV, Copet di Kompleks Sunan Ampel Diamankan Polsek Semampir

Berita utama

RW 14 Tembus Final Turnamen Voli Antar-RW Desa Sidorejo, Bekuk RW 10 di Laga Panas Semifinal

Berita utama

Dua Desa dan Satu Kelurahan di Temanggung Terima Bantuan TPS3R

Uncategorized

Incremental Development Model Advantages And Disadvantages

Berita utama

Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., Hadiri Penutupan MTQ Ke-47 Tingkat Kabupaten Tanah Laut

Berita utama

Gubernur NTB Dr Lalu Iqbal: BKN Berkontribusi Besar Dalam Reformasi Tata Kelola ASN di Daerah

Uncategorized

Masyarakat Desa Ratu Sepudak Nikmati Air Bersih Hasil Program TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas

Berita utama

SATLANTAS POLRES SAMPANG GELAR SOSIALISASI DAN PEMBAGIAN BROSUR OPS KASELAMATAN SEMERU 2025