Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:43 WIB

TIM Gabungan Polres Tanjung Perak Amankan 6 Remaja Kelompok Gangster Team Error Surabaya (TES).

TIM Gabungan Polres Tanjung Perak Amankan 6 Remaja Kelompok Gangster Team Error Surabaya (TES).

TIM Gabungan Polres Tanjung Perak Amankan 6 Remaja Kelompok Gangster Team Error Surabaya (TES).

 

Tanjungperak – Tim Gabungan Satsamapta dan Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan 6 remaja diwilayah Jalan Kalianak Barat Surabaya Jawa Timur.

“Mereka adalah MVA (14) warga Jalan Kalianak Surabaya, FQ (15) warga Jalan Tambak Asri Surabaya, ARPI (16) warga Jalan Kalianak Timur Surabaya, NAA (14) warga Jalan Kalianak Timur, DAR (16) warga Jalan Kalianak Barat dan MIU (15) warga Jalan Morokrembangan Surabaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP William Cornelis Tanasale melalui Kasi Humas IPTU Suroto mengatakan, Keenam pemuda tersebut diduga tergabung dalam anggota gangster bernama Team Error Surabaya (TES)

“Para remaja tersebut diamankan di jalan Kalianak Barat Surabaya pada Kamis dinihari 04 Juli 2023 ,” ujar IPTU Suroto Jum’at (05/07/2024).

IPTU Suroto menyebut, keenam remaja itu diamankan sekitar pukul 02.00 dini hari. Penangkapan mereka berawal dari adanya laporan warga yang curiga terhadap aktivitas para kelompok anak muda tersebut.

“Tim Gabungan Satsamapta dan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tanjung Perak kemudian mendatangi lokasi dan menemukan para remaja tersebut sedang berkumpul,” ucap IPTU Suroto.

Petugas kepolisian yang datang lalu mengamankan enam pemuda diduga anggota gangster. Saat dilakukan penggeledahan, salah satu dari mereka membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit.

“Para remaja tersebut kemudian dibawa ke kantor Mapolres Tanjung Perak untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Saat menjalani pemeriksaan, kata IPTU Suroto, penyidik menetapkan satu orang sebagai tersangka yakni berinisial MVA.

“Pemuda berusia 14 tahun asal Jalan Kalianak Barat Surabaya itu jadi tersangka karena kedapatan mambawa senjata tajam (sajam).

Sementara lima orang lainnya yang masih berusia dibawah umur akan diserahkan kepada petugas Satpol PP Pemkot Surabaya untuk dilakukan pembinaan.

“Mereka rata – rata masih dibawah umur dan berstatus pelajar di Kota Surabaya,” terang IPTU Suroto.

Akibat dari perbuatannya tersangka MVA dilakukan penahanan dan akan djerat pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam,” pungkasnya. Rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Bondowoso Terjunkan Personel Patroli Rumah Kosong pada Operasi Ketupat Semeru 2024

Berita utama

SSDM Polri Laksanakan Sertifikasi Kompetensi Asesor Assessment Center Polri

Berita utama

Ciptakan Keamanan Lingkungan, Babinsa Pegirian Komsos Dengan Pengurus Yayasan

Berita utama

Polres Magetan Pantau Stok LPG 3 Kg di Agen dan Pangkalan, Pastikan Distribusi Lancar

Berita utama

Salut, Polisi di Nganjuk Antarkan ODGJ Berobat ke RSJ Menur

Berita utama

Tetap Semangat, Satgas TMMD Reguler Ke-129 dan Warga Angkut Material Bangunan Gunakan Motor Butut

Berita utama

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Seorang Penjaga Warkop Kedapatan Simpan Ganja Kering

Berita utama

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Personel Satgas Yonif 611/Awl Bantu Perbaikan Rumah Warga