Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:38 WIB

Sarat Penyimpangan, Proyek Pembangunan Drainase Dukuh Gondosari Sidomulyo Gunakan Pedel Lembut

Sarat Penyimpangan, Proyek Pembangunan Drainase Dukuh Gondosari Sidomulyo Gunakan Pedel Lembut

Sarat Penyimpangan, Proyek Pembangunan Drainase Dukuh Gondosari Sidomulyo Gunakan Pedel Lembut

 

Rembang |mediakpk.com| Bahwasanya Sudah saatnya masyarakat Jawa Tengah, khususnya warga Kabupaten Rembang wajib turut serta berpartisipasi dalam memantau sejumlah proyek di wilayahnya. Pasalnya, bila masyarakat tidak peka maka yang terjadi pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan aturannya, alias menyimpang.

Seperti halnya, pekerjaan pembangunan drainase di Dusun Gondosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, disinyalir menyimpang.

Paket pekerjaan yang di danai dari DD (Dana Desa) Tahun anggaran 2024 sebesar Rp 103.093.000, dengan luas volume, panjang 160 meter, lebar atas 0,50 meter, lebar bawah 0,30 meter, dan tinggi 0,55 meter ini terkesan dikerjakan tak sesuai spesifikasi.

Dari pengamatan mediakpk.com dilapangan menyebutkan, bahwa bahan matrial pemasangan dinding atau tembok saluran menggunakan batu hitam, hanya saja penggunaan pasir dicampur dengan pedel lembut. Hal ini tentu saja kwalitas nya diragukan.

Ironisnya, pada saat Pimpinan Redaksi Mediakpk.com Arfan Angga Aqida cek lokasi proyek juga tidak di temukan pengawas dari pihak aparat desa atau pihak pengawas lainnya. Tentu saja hal ini proyek tanpa pengawasan.

Ia menjelaskan, seharusnya, pelaksanaan pembangunan drainase memakai pasir dengan kwalitas kasar, Sebab katanya, kualitas lebih kuat dan tahan lama. Bukanya menggunakan lembutan batu gamping, “ujarnya.

Sedangkan salah satu yang diduga pekerja proyek membenarkan kalau memang menggunakan campuran pedel untuk adukannya,” lebih kuat pak kalau kering,” ujarnya.

Dikonfirmasi melalui Chat Whatsapp Kepala Desa Sidomulyo Sedan, menyampaikan, “Penggunaan pedel itu sudah sesuai RAB mas,” tulisnya.

Namun saat awak media meminta Ijin kepada kades tersebut sebagai pembenaran bahwa sudah sesuai pada RAB, bisa dikirim foto RABnya agar publik tidak selalu mempertanyakan. Bahwa pembangunan tersebut memakai pedel lembut. Sang kades justru menanyakan keberadaan awak media serta meminta untuk dikirimi kartu tanda pengenal media,” bisa ketemu dimana sama sampeyan,” imbuhnya.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Viral, Ormas Cinta Tanah Air Kota Kediri Tolak Wacana Hak Angket

Berita utama

Gerak Cepat Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Mobil Pick-Up

Berita utama

Polres Ponorogo Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Tersangka Diamankan

Berita utama

Polri Gelar Apel Serentak Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Seluruh Indonesia

Berita utama

Pemilu 2024 di Bojonegoro Berjalan Aman, Pj. Bupati Apresiasi Kinerja TNI Polri

Berita utama

Polres Probolinggo Sidak Sejumlah SPBU Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal BBM Pertalite

News

Angkat Kearifan Lokal di Hari Bhayangkara ke-78, Polres Tuban Pentaskan Tarian Thak-thakan

Berita utama

Kasiter Kasrem 121/Abw Bersama Dan Satgas TMMD Cek Aliran Air di Sumur Bor Program TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas