Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya Berikan Pembinaan Langsung kepada Warga Binaan Blok Chandrapura
Ciptakan Hunian Kondusif, Andra Naftali Gustaf Vano Perkuat Pembinaan Kamtib Warga Binaan Blok Chandrapura Rutan Surabaya
Kedepankan Pendekatan Humanis, Rutan Kelas I Surabaya Ajak Warga Binaan Blok Chandrapura Jaga Keamanan dan Ketertiban Bersama
SURABAYA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan hunian warga binaan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pendekatan preventif, persuasif, dan humanis dengan memberikan pengarahan serta pembinaan secara langsung kepada warga binaan di Blok Chandrapura.
Kegiatan yang dilaksanakan di selasar Blok Chandrapura tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, dan diikuti oleh para penghuni blok dengan tertib. Pengarahan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, serta kepedulian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan hunian.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diingatkan agar senantiasa menjaga kondusivitas, menghormati sesama penghuni maupun petugas, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga binaan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana Rutan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif.
Andra Naftali Gustaf Vano: Keamanan dan Ketertiban Merupakan Tanggung Jawab Bersama
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama agar seluruh program pembinaan dapat berjalan optimal. Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan hunian yang kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan komitmen seluruh warga binaan.
“Kami selalu siap memberikan pelayanan, perlindungan, serta memenuhi hak-hak saudara sekalian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, hal tersebut juga harus diimbangi dengan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, mematuhi tata tertib, dan saling menghormati,” tegas Andra.
Ia menambahkan, keharmonisan di lingkungan blok hunian dapat terwujud apabila setiap warga binaan memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
“Di Rutan Kelas I Surabaya ini, kita adalah satu rumah dan satu keluarga. Mari bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan kondusif. Tetap semangat dalam menjalani masa pembinaan. Jadikan waktu yang ada sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Andra juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjaga suasana blok tetap tenang dan harmonis sehingga setiap tahapan pembinaan dapat dijalani dengan baik, penuh kesadaran, serta berorientasi pada perubahan perilaku yang positif.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, turut menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, kondusif, dan terbebas dari potensi gangguan keamanan maupun ketenteraman.
“Kami senantiasa hadir untuk mengayomi serta memfasilitasi setiap warga binaan agar dapat fokus menjalani masa pembinaan secara positif dan penuh optimisme,” ujarnya.
Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan tertib merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan komunikasi, pembinaan, dan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan terus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan bertanggung jawab.
Selain menyampaikan arahan mengenai kedisiplinan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan juga mengingatkan warga binaan agar menjaga kebersihan kamar dan lingkungan blok, tidak menyimpan atau menggunakan barang-barang terlarang, serta menghindari segala bentuk pelanggaran tata tertib.
Warga binaan juga diimbau untuk segera berkoordinasi dan melaporkan kepada petugas apabila menemukan permasalahan, potensi konflik, atau indikasi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan hunian.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus mendorong penyelesaian permasalahan secara tepat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku.
Pengarahan dan pembinaan secara langsung tersebut mendapat respons positif dari warga binaan Blok Chandrapura. Para penghuni blok menyimak materi yang disampaikan dan diharapkan dapat menerapkan arahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan hunian.
Melalui kegiatan ini, jajaran pengamanan Rutan Kelas I Surabaya terus mendorong terbentuknya kesadaran kolektif bahwa keamanan, ketertiban, kebersihan, dan sikap saling menghormati merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan.
Pendekatan komunikatif dan persuasif diharapkan mampu memperkuat hubungan yang baik antara petugas dan warga binaan, sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dengan sinergi antara petugas dan warga binaan, Rutan Kelas I Surabaya berupaya menjaga lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan humanis, sehingga seluruh program pembinaan dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi proses perubahan diri warga binaan.
M.ROSIT


