Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / KPK / Nasional / News / Peristiwa / TNI POLRI / Uncategorized

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 04:33 WIB

RESMI JABAT KEPALA BNN RI, SUYUDI ARIO SETO HADIRI AGENDA PERDANA BERSAMA PRESIDEN PRABOWO

RESMI JABAT KEPALA BNN RI, SUYUDI ARIO SETO HADIRI AGENDA PERDANA BERSAMA PRESIDEN PRABOWO

RESMI JABAT KEPALA BNN RI, SUYUDI ARIO SETO HADIRI AGENDA PERDANA BERSAMA PRESIDEN PRABOWO

 

Terhitung sejak hari ini, Selasa (26/8), Suyudi Ario Seto mulai berkantor di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur. Di hari pertamanya bekerja sebagai Kepala BNN RI, Suyudi melaksanakan beberapa agenda kerja salah satunya yakni menghadiri peresmian gedung layanan terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Mahar Mardjono yang berada tepat di sebelah gedung BNN.

Selain Suyudi, peresmian yang secara langsung dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan, Menteri Sains dan Teknologi, Menteri PAN RB, dan lain-lain. Tampak pula hadir dalam kegiatan peresemian tersebut, Gubernur DKI Jakarta dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia.

Peresmian layanan terpadu Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Mahar Mardjono dan Institut Neurosains Nasional yang berada di bawah Kementerian Kesehatan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Presiden Prabowo. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan rumah sakit ini menjadi bukti atas tekad kuat dan keseriusannya untuk bekerja keras demi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

“Hari ini Saya sangat bangga, Kita memiliki rumah sakit yang sangat canggih untuk menghadapi berbagai penyakit seperti stroke, alzheimer, parkinson, yang sekaligus sebagai pusat pendidikan dan penelitian untuk dokter spesialis di bidang saraf dan otak,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan bagian dari kesejahteraan, dan kesejahteraan adalah hak seluruh rakyat Indonesia.

“Seluruh rakyat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik karena negara yang berhasil dalam demokrasi adalah negara yang dapat memberikan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi rakyatnya,” imbuh Presiden.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Ia berencana untuk membuka 148 program studi (Prodi) di 57 Fakultas Kedokteran di mana 125 prodi untuk spesialis dan 23 lainnya adalah subspesialis. Di samping itu, Ia juga menargetkan akan menambah 30 Fakultas Kedokteran dari jumlah yang sudah ada saat ini. Hal tersebut dilakukannya guna memenuhi kekurangan 70 ribu tenaga dokter spesialis dan 140 ribu dokter umum.

Usai memberikan sambutan, Presiden Prabowo dengan didampingi para Menteri Kabinet Merah Putih melakukan peresmian secara simbolis dengan menekan tombol “push button” secara bersama-sama.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Atasi Krisis Air Bersih, Dandim 1618/TTU Dampingi Kepala BNPB Resmikan Sumur Bor Di Desa Kiuola

Berita utama

Polres Magetan Sholat Ghoib dan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh Sumatera

Berita utama

Polres Jember Berhasil Amankan Spesialis Curanmor Sindikat Lintas Daerah Beraksi di 22 TKP

Berita utama

Hari Ulang Tahun TNI Ke-80 Kodim 1009/Tanah Laut Serta Koramil Jajaran Dapat Kejutan

Berita utama

Ketegasan Hakim Ditunggu Untuk Perkara Dugaan Wanprestasi Ellen Sulistyo

Berita utama

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Intensifkan Pengamanan di Wisata Pantai Kenjeran Selama Lebaran

Berita utama

Temukan Pelanggaran Ekspor Produk CPO, Kapolri: Perintah Presiden Kurangi Kerugian Negara!

Berita utama

Pembangunan Jembatan Armco dan Garuda di HST Masuki Tahap Pemasangan Pondasi dan Oprit