Home / Berita utama / HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Rekening BCA di blokir usai transaksi Rp 7. 2 juta burhanutdin siap klarifikasi polisi

Rekening BCA di blokir usai transaksi Rp 7. 2 juta burhanutdin siap klarifikasi polisi

Rekening BCA di blokir usai transaksi Rp 7. 2 juta burhanutdin siap klarifikasi polisi

MEDIAKPK.COM SURABAYA Burhanuddin mengaku menghadapi persoalan setelah rekening Bank Central Asia (BCA) miliknya diblokir. Pemblokiran tersebut, menurut keterangannya, berkaitan dengan laporan dugaan penipuan yang disampaikan Maria Ulfa. Burhanuddin menyebut dirinya hanya membantu seseorang bernama Risky menerima dan meneruskan dana melalui rekeningnya.

Berdasarkan penuturan Burhanuddin, peristiwa tersebut bermula pada 24 Juli 2026. Saat itu, Risky diduga meminta bantuan untuk menerima transfer uang melalui rekening BCA milik Burhanuddin.

 

Dalam percakapan WhatsApp yang disebut terjadi pada tanggal tersebut, Risky meminta nomor rekening Burhanuddin. Setelah dana sebesar Rp2.700.000 masuk, Risky meminta agar uang itu diteruskan ke akun GoPay yang ditentukannya.

 

Risky disebut menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membayar kontrakan. Dari jumlah itu, Burhanuddin diminta mentransfer Rp2.650.000, sedangkan Rp50.000 disebut sebagai bagian untuk dirinya.

 

Pada 25 Juli 2026, Burhanuddin mengaku kembali menerima transfer sebesar Rp4.500.000. Menurut keterangannya, Risky kembali mengirimkan pesan WhatsApp beserta bukti transfer dan meminta dana tersebut diteruskan ke akun GoPay.

 

Dalam transaksi kedua itu, Burhanuddin diminta mentransfer Rp4.450.000, sementara Rp50.000 disebut sebagai bagian untuk dirinya. Risky juga memberikan nomor tujuan GoPay beserta kode yang diperlukan untuk transaksi.

 

Burhanuddin mengaku telah meneruskan kedua dana tersebut sesuai instruksi yang diterimanya. Dengan demikian, total dana yang disebut masuk ke rekeningnya mencapai Rp7.200.000. Namun, beberapa hari kemudian, ia mengetahui rekening BCA miliknya mengalami pemblokiran.

 

Mengaku Mendapat Informasi Adanya Laporan Maria Ulfa

 

Setelah mengetahui rekeningnya diblokir, Burhanuddin mendatangi pihak BCA untuk meminta penjelasan. Ia mengaku mendapat informasi bahwa pemblokiran tersebut berkaitan dengan laporan Maria Ulfa, yang menduga dirinya menjadi korban penipuan melalui rekening atas nama Burhanuddin.

 

Menurut Burhanuddin, pihak BCA kemudian menghubungkan dirinya dengan Maria Ulfa melalui sambungan telepon. Dalam percakapan itu, ia berusaha menjelaskan bahwa transaksi yang dipersoalkan berawal dari permintaan Risky melalui WhatsApp.

 

Burhanuddin menyatakan telah menunjukkan bukti percakapan WhatsApp dan bukti transaksi yang menurutnya memperlihatkan aliran dana menuju akun GoPay yang diberikan Risky.

masukkan script iklan disini
Meski demikian, ia mengaku penjelasan tersebut belum menyelesaikan persoalan. Burhanuddin kemudian mendatangi kediaman Maria Ulfa untuk menyampaikan kronologi secara langsung sekaligus memperlihatkan bukti-bukti yang dimilikinya.

 

Siap Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

 

Persoalan tersebut berlanjut setelah Burhanuddin mengaku menerima surat undangan klarifikasi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak terkait laporan yang ditujukan kepadanya.

 

Burhanuddin menyatakan siap memenuhi undangan tersebut dan memberikan keterangan kepada penyidik. Ia berencana membawa bukti percakapan WhatsApp, dokumen transaksi, bukti transfer, serta dokumen pendukung lainnya untuk membantu menjelaskan kronologi dan aliran dana.

 

Ia berharap penyidik dapat menelusuri secara menyeluruh pihak yang mengirimkan dana, pemilik akun GoPay penerima, serta komunikasi antara dirinya dan Risky.

 

Burhanuddin juga menyampaikan rencana untuk mempertimbangkan langkah hukum apabila ditemukan dasar yang cukup terkait dugaan pencemaran nama baik atau laporan palsu. Namun, persoalan tersebut tetap perlu dinilai berdasarkan bukti dan fakta hukum yang terungkap dalam proses pemeriksaan.

 

Penelusuran Aliran Dana Diharapkan Mengungkap Fakta

 

Kasus ini memerlukan penanganan yang objektif agar duduk perkara menjadi jelas. Penelusuran aliran dana, identitas pemilik akun GoPay penerima, serta keterangan seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

 

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kejadian tersebut masih berdasarkan keterangan Burhanuddin. Konfirmasi dari Maria Ulfa, Risky, pihak BCA, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak masih diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

 

Redaksi BeritaWarga.net membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai dengan prinsip jurnalistik, keberimbangan informasi, dan asas praduga tak bersalah.

( m rosid)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Cegah Karhutla, Polres Ngawi Siapkan Patroli Deteksi Dini Titik Api

Berita utama

Cegah Karhutla Bhabinkamtibmas sampaikan Himbauan Cegah Karhutla

Berita utama

Polres Bojonegoro Himbau Pelajar Tidak Konvoi Saat Kelulusan

Berita utama

Diduga Terobos Lampu Merah, Pengendara Asal Pasuruan Tabrak Seorang Wartawan di Surabaya

Berita utama

Anak-Anak Antusias Bantu Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Cari Sumber Air di Desa Ratu Sepudak

Berita utama

BGN Apresiasi Polri Bangun SPPG, Sebut Kualitasnya Berstandar Tinggi

Berita utama

Pangdam XXII/TB Ikuti Patroli Skala Besar Gabungan

Berita utama

H-5 Lebaran, Pemudik Mulai Berdatangan ke Jateng