Home / Nasional / News / POLRI

Selasa, 8 September 2026 - 09:44 WIB

Polri Kerahkan Water Cannon dan Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Abu Erupsi Anak Krakatau

Keterangan foto:
Personel Polri mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk membasahi ruas jalan yang terdampak endapan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus membagikan masker kepada masyarakat

Keterangan foto: Personel Polri mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk membasahi ruas jalan yang terdampak endapan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus membagikan masker kepada masyarakat

 

JAKARTA MEDIAKPK.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat pelayanan kepada masyarakat menyusul dampak material erupsi Gunung Anak Krakatau yang dirasakan di sejumlah wilayah, Senin (7/9/2026).

Sejumlah satuan kepolisian diterjunkan untuk menangani dampak abu vulkanik. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan menyemprot ruas jalan menggunakan Armoured Water Cannon (AWC), membagikan masker, menyiagakan layanan kesehatan, hingga mempersiapkan personel pencarian dan pertolongan serta patroli.

Penyemprotan ruas jalan dilakukan untuk mengurangi endapan abu vulkanik yang berpotensi kembali beterbangan akibat lalu lintas kendaraan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus mengurangi jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.

Respons kepolisian dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Lampung, Banten, Jakarta dan sekitarnya hingga Jawa Barat. Penanganan di lapangan terus disesuaikan dengan kondisi serta perkembangan situasi.

Di Bandar Lampung, misalnya, Ditsamapta Polda Lampung mengoperasikan satu unit AWC, satu unit kendaraan R-4 Karhutla serta dua kendaraan R-4 pengawalan dan patroli. Armada tersebut digunakan untuk membasahi sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan ZA Pagar Alam, Jalan Teuku Umar, Jalan Raden Intan, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Sudirman.

Selain membersihkan abu di jalan, jajaran kepolisian juga melakukan langkah perlindungan terhadap masyarakat. Personel Polresta Bandar Lampung bersama Bhayangkari membagikan masker kepada pengendara di sekitar Tugu Adipura.

Pembagian masker turut dilakukan Polres Lampung Utara di kawasan Tugu Payan Mas, Kotabumi. Sementara Biddokkes Polda Lampung menyiapkan dukungan kesehatan, termasuk tenaga medis, koordinasi fasilitas pelayanan kesehatan, kemungkinan evakuasi serta rumah sakit rujukan jika diperlukan.

Di Banten, kepolisian mengerahkan enam unit AWC yang diperkuat empat kendaraan R-4 pengawalan dan patroli serta dua kendaraan R-2.

Sejumlah wilayah menjadi sasaran penyemprotan. Polres Pandeglang melakukan penanganan di Jalan Bhayangkara dan kawasan sekitar Alun-Alun Pandeglang. Polres Cilegon menyasar ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga Bank BJB Cilegon serta Simpang PCI Cilegon.

Langkah serupa dilakukan Polresta Serang Kota di Jalan Protokol Ahmad Yani. Polres Lebak melakukan penyemprotan di beberapa ruas, termasuk Jalan RA Kartini, Jalan Iko Jatmiko, kawasan Alun-Alun Rangkasbitung, Balong Ranca Lentah, Jalan Insinyur Juanda dan Jalan Siliwangi.

Sementara itu, Polres Serang menangani jalur Arteri–Tangerang dan Polresta Tangerang melakukan penyemprotan di Jalan Protokol serta Jalan Pemda Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk menekan jumlah endapan abu di badan jalan sehingga aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas tetap dapat berlangsung dengan aman.

Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, penyemprotan juga dilakukan menggunakan AWC berkapasitas 6.000 liter. Sejumlah ruas yang ditangani meliputi jalur Patung Kuda–Bank Indonesia–Sarinah–Bundaran HI, Cipinang–Rawamangun–Pulogadung, Jalan RE Martadinata, Jalan Pondok Cabe Raya serta Jalan Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat.

Personel Brimob Polda Metro Jaya juga turun membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

Penanganan serupa dilakukan di Jawa Barat. Polres Bogor menggunakan kendaraan AWC untuk membasahi jalan yang terdapat endapan abu vulkanik sekaligus membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan.

Di Kabupaten Cianjur, sekitar 2.000 masker medis dibagikan kepada pengguna jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan abu saat beraktivitas di luar ruangan.

Dari unsur Baharkam Polri, Kakorsabhara juga menyiapkan personel beserta sarana SAR dan patroli Sabhara. Dukungan tersebut dapat digunakan untuk pencarian dan pertolongan, evakuasi, pengamanan kawasan terdampak, pengaturan lalu lintas maupun pemantauan wilayah.

Personel akan digerakkan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. Selain melakukan pemantauan, mereka juga disiapkan untuk membantu masyarakat serta mengantisipasi gangguan yang mungkin muncul akibat material erupsi.

Pelayanan juga diberikan di Bandara Soekarno-Hatta. Personel Polri membagikan masker, melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyediakan vitamin serta obat-obatan sesuai kebutuhan. Makanan ringan juga diberikan kepada penumpang yang mengalami dampak penundaan penerbangan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan jajaran kepolisian terus menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kondisi setiap wilayah.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pengamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan pelayanan. Water Cannon dikerahkan untuk membantu menangani endapan abu di jalan, masker dibagikan, pelayanan kesehatan diberikan, serta personel SAR dan patroli Sabhara disiapkan untuk mendukung penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Trunoyudo.

Ia menambahkan, seluruh langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus kepedulian Polri agar masyarakat tetap memperoleh bantuan di tengah kondisi yang berpotensi mengganggu aktivitas dan mobilitas.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Personel di lapangan terus memantau kondisi, memberikan edukasi, membantu pengguna jalan maupun masyarakat yang terdampak, serta siap melakukan langkah berikutnya sesuai kebutuhan,” katanya.

Trunoyudo juga menyebut penanganan serupa dapat diperluas apabila terdapat daerah lain yang terdampak material erupsi.

“Setiap wilayah memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, jajaran Polda dan Polres terus melakukan pemantauan. Apabila terdapat dampak terhadap masyarakat, personel siap bergerak memberikan pelayanan dan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Polri mengingatkan masyarakat agar tidak panik, tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika diperlukan. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena abu vulkanik dapat memengaruhi kondisi jalan maupun jarak pandang.

Masyarakat diimbau memperoleh informasi perkembangan erupsi dari sumber resmi, antara lain PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah.

Untuk membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110. Sementara laporan yang berkaitan dengan pencarian, pertolongan atau evakuasi akan dikoordinasikan dengan unsur SAR terkait.

Polri memastikan pemantauan terus dilakukan dan seluruh jajaran di wilayah terdampak maupun daerah yang berpotensi terdampak tetap dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

M.ROSIT

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Situbondo Berhasil Amankan Puluhan Jerigen Isi Arak Saat Operasi Pekat Semeru 2024

Berita utama

Bayang-Bayang Dugaan “Tangkap Lepas” di Kediri, Isu Setoran Rp30 Juta Tuai Sorotan Publik

Berita utama

Cooling System Jelang Pilkada, Polres Probolinggo Gelar Piramida Bersama Insan Pers

Berita utama

Polres Bojonegoro Himbau Pelajar Tidak Konvoi Saat Kelulusan

Berita utama

Kapolda Larang Masyarakat Sumsel Rayakakan Pergantian Tahun Baru Berlebihan, Akan Razia Kembang Api

Berita utama

Minggu Dinihari Polisi Dan Satpol PP Simokerto Apel Di Koramil

Berita utama

Polres Bondowoso Laksanakan Test Urine Setiap Personel, Upaya Penguatan Pengawasan Internal

Berita utama

Pemerintah Desa Kalianyar Merealisasikan Proyek Jalan Gang Lingkungan Warga