SURABAYA MEDIAKPK.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan bantuan dua kubik pupuk kompos untuk pengembangan lahan jagung di kawasan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Penyaluran pupuk organik tersebut dilakukan personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bersama kelompok tani setempat. Kegiatan itu juga melibatkan Dinas Pertanian Kota Surabaya serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) guna memastikan pengelolaan lahan berjalan sesuai dengan teknis pertanian.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan pemberian pupuk kompos menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tanah sehingga tanaman jagung dapat tumbuh lebih optimal.
“Personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bersama Dinas Pertanian dan PPL memberikan bantuan pupuk kompos dari bahan tanaman sebanyak dua kubik. Pupuk tersebut dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah di lahan jagung program ketahanan pangan,” kata Iptu Suroto, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, pemanfaatan pupuk organik diharapkan mampu membantu memperbaiki kondisi tanah sekaligus menjaga ketersediaan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Hal tersebut menjadi penting mengingat lahan pertanian di kawasan pesisir membutuhkan pengelolaan yang tepat agar produktivitas tanaman tetap terjaga.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap pemberian pupuk tersebut dapat mendukung pertumbuhan tanaman jagung hingga menghasilkan panen yang maksimal.
“Harapan kami, tanaman jagung bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal. Karena itu, pemenuhan nutrisi tanaman sejak tahap persiapan lahan menjadi perhatian,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan pupuk, kepolisian bersama instansi terkait juga mendorong adanya pendampingan secara berkelanjutan. PPL dari Dinas Pertanian akan memberikan arahan kepada kelompok tani dalam proses perawatan tanaman hingga memasuki masa panen.
Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Surabaya.
(M Rosid)
