Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:32 WIB

Polres Jember Evakuasi Korban Banjir di Rambipuji Pastikan Bantuan Tersalurkan

JEMBER – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Jember Jawa Timur sejak Kamis hingga Jumat 12-13 februari 2026 dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah.

Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Jember Polda Jatim dan jajarannya, TNI, Basarnas, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa, serta para relawan.

Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan pembersihan sisa lumpur dan mendirikan dapur umum maupun dapur mandiri untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Waka Polres Jember, Kompol Ferry Dharmawan yang turut pimpin evakuasi mengatakan, fokus utama penanganan berada di Kecamatan Rambipuji.

Warga yang rumahnya terendam dipindahkan ke lokasi aman, salah satunya di Balai Desa Rambipuji.

“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak mendapatkan pertolongan dengan cepat. Evakuasi kami lakukan ke tempat yang lebih aman, sekaligus menyalurkan bantuan logistik selama masa tanggap darurat,” ungkap Kompol Ferry, Sabtu (14/2/26).

Ia menegaskan, Polres Jember Polda Jatim akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Sinergi lintas instansi terus kami lakukan, baik dalam proses evakuasi, pengamanan wilayah, maupun distribusi bantuan,” kata Kompol Ferry.

Ia menegaskan, keselamatan dan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama.

Hingga saat ini, ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian, termasuk Balai Desa Rambipuji, rumah kerabat, dan sejumlah tempat ibadah.

Sementara itu Data BPBD mencatat sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK) di 8 kecamatan dan 17 desa/kelurahan terdampak, dengan Kecamatan Rambipuji menjadi wilayah paling parah, mencapai 3.210 KK terdampak.

Meningkatnya debit air di beberapa sungai seperti Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kalijompo, Kaliklepuh, dan Sungai Bedadung menyebabkan luapan setinggi 30 sentimeter hingga 2 meter.

Air merendam permukiman warga, merusak infrastruktur jembatan, serta mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik. (M rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Desa Rowokangkung Launching Produk Unggulan JAGATARA, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Komoditas Lokal

Berita utama

Tekan Angka Laka Lantas, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar FGD

Berita utama

Study Tour ke Jogja Diduga Buat Ajang Bisnis, Kepala Sekolah SMAN 6 (pLt ) Surabaya  Diduga Langgar Hukum

Berita utama

Anak-Anak Bantu Satgas TMMD Angkat Besi Tenda Pasca Pembukaan TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas

Berita utama

Penanganan Karhutla : 994 Hektare Lahan, Polri Ungkap 162 Kasus

Berita utama

Polresta Sidoarjo Ungkap Misteri Jasad di Arteri Porong, Amankan Satu Tersangka

Berita utama

Susuri Jalanan Kota, Satlantas Polres Gresik Tebar Kebaikan Lewat Jumat Berkah Berbagi

Berita utama

Polisi Berhasil Mengamankan Pelaku Judi Slot Zeus di Warkop Pak Jenggot