Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Sabtu, 14 Desember 2024 - 06:11 WIB

Polres Jember dan Tim SAR Berhasil Temukan Nelayan yang Alami Laka Laut, Satu Orang Selamat

Polres Jember dan Tim SAR Berhasil Temukan Nelayan yang Alami Laka Laut, Satu Orang Selamat

Polres Jember dan Tim SAR Berhasil Temukan Nelayan yang Alami Laka Laut, Satu Orang Selamat

 

JEMBER – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Jember Polda Jatim bersama tim SAR dan relawan akhirnya menemukan Nelayan yang mengalami kecelakaan di Pantai Payangan Jember pada Selasa (10/12/2024) yang lalu.

Namun sayangnya, satu korban bernama Asep (50), nelayan asal Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan itu ditemukan sudah meninggal dunia.

Asep ditemukan di pesisir Pantai Watu Ulo dua hari setelahnya yaitu pada hari Kamis siang jam 14.00 WIB.

Menurut Kasat Polairud Polres Jember Polda Jatim, Akp Hari Pamuji yang disampaikan oleh anggotanya Aiptu Agus Riyanto, pencarian berlangsung selama tiga hari melibatkan Polsek setempat dan sejumlah relawan.

“Jenazah ditemukan di pesisir Pantai Watu Ulo dengan ciri-ciri yang sesuai dengan identitas korban,”ungkap Aiptu Agus, Jumat (13/12).

Setelah diidentifikasi, jenazah langsung dibawa ke puskesmas untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Sudah kami serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,” tambah Aiptu Agus.

Kecelakaan ini bermula ketika kapal jenis speed bernama Sumber Makmur yang ditumpangi Asep dan seorang rekannya, Bima (25), mengalami karam saat mencoba memasuki pelawangan kapal di Pantai Payangan.

Ombak besar menghantam kapal, menyebabkan kedua nelayan terpental.

Bima berhasil selamat karena terlempar dekat kapal, sementara Asep terlempar jauh sehingga sulit diselamatkan.

Aiptu Agus menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem di kawasan pantai selatan menjadi salah satu penyebab kecelakaan ini.

“Saat kejadian, mesin kapal mati karena terlilit kotoran dari sungai yang banjir, sehingga kapal kehilangan kendali dan terbalik dihantam ombak besar,” kata Aiptu Agus.

Sebelumnya, Bima yang juga berasal dari Desa Sumberrejo, berhasil berenang ke tepian pantai setelah kecelakaan tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh nelayan di wilayah pantai selatan untuk lebih waspada terhadap kondisi alam.

“Kami menghimbau kepada warga nelayan, agar waspada dan tidak melaut dulu ketika cuaca buruk,” pungkas Aiptu Agus. Rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Bantu Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif 611/Awang Long Gelar Komsos dan Pelayanan Kesehatan di Mimika

Berita utama

Jurnalis Surabaya Pererat Solidaritas di Buka Puasa Bersama PT Delik Jatim Group

Berita utama

Kapolri Pimpin Pelantikan Sejumlah Kapolda dan Pengukuhan 2 Jabatan Baru di Polri

Berita utama

Dandim 1002/HST Lepas Personel Pindah Satuan ke Yonif TP 829/CPW dalam Suasana Sederhana

Berita utama

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan, Posramil dan Polsek Batu Ampar Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

Berita utama

Satgas TMMD Reguler Ke-129 Pasang Lisplang MCK RTLH Warga Tempapan Hulu

Berita utama

Gak Bahaya Ta..!!! Oknum Guru Pendidikan SMK N 5 Diduga Melakukan Pungli

Berita utama

Polrestabes Surabaya Siapkan 22 Titik Kanalisasi Untuk Pelayanan Pengamanan May Day 2026