Home / Berita utama / Daerah / POLRI / TAG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Polda Jatim Petakan Potensi Kerawanan di Sejumlah Destinasi Unggulan Ciptakan Keamanan Wisata

SURABAYA – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jatim) secara masif melakukan pemetaan dan penilaian risiko (risk assessment) di berbagai kawasan wisata di Jawa Timur.

Langkah ini diambil guna menjamin keamanan, ketertiban, serta keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke destinasi-destinasi unggulan daerah.

Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda Jatim selaku Kepala Tim risk assessment, AKBP Mohammad Sinwan menjelaskan bahwa pemetaan ini berfokus pada identifikasi celah keamanan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kecelakaan fisik.

Lokasi yang baru saja diaudit secara ketat antara lain kawasan wisata Bee Jay Bakau Resort Probolinggo, Pantai Utama Raya di Situbondo dan beberapa lokasi di Banyuwangi,Bondowoso, Magetan serta lokasi wisata lainya.

“Produk yang kami buat dikemas dalam bentuk saran dan rekomendasi konkret kepada pihak pengelola,” ujar AKBP Sinwan saat meninjau lokasi wisata di Situbondo, Selasa (11/8/2026).

Menurut AKBP Sinwan, dari beberapa lokasi yang dilakukan risk assessment, pihaknya menemukan beberapa titik potensial yang harus segera dibenahi demi keselamatan publik.

“Ada beberapa lokasi wisata yang perlu diperbaiki untuk keselamatan pengunjung dan sudah kami imbau kepada pihak pengelola,” ujar AKBP Sinwan.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemetaan terbaru terdapat beberapa poin krusial yang menjadi perhatian utama antara lain fasilitas keselamatan fisik, manajemen tata ruang dan sistem pengawasan.

“Ada penataan kantong parkir yang belum rapi dan berpotensi memicu kemacetan di jalur evakuasi atau akses utama,” ujar AKBP Sinwan.

Selain itu untuk sistem pengawasan menurut AKBP Sinwan perlu penambahan dan optimalisasi jaringan kamera CCTV di area-area buta (blind spot) untuk memantau pergerakan pengunjung.

AKBP Sinwan menambahkan, selain kerawanan infrastruktur di objek wisata tertentu, Polda Jatim sebelumnya juga telah memetakan wilayah wisata yang memiliki kerawanan bencana alam tinggi, seperti kawasan Gunung Semeru, Gunung Bromo, kawasan Pacet Mojokerto serta wilayah Malang Raya.

“Wilayah-wilayah tersebut diprediksi memiliki potensi kerawanan berupa tanah longsor dan kecelakaan lalu lintas akibat jalur yang ekstrem,”jelas AKBP Sinwan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim risk assessment memberikan rekomendasi kepada pihak pengelola memperbaiki fasilitas agar target Sapta Pesona pariwisata yang aman dan nyaman dapat terwujud seutuhnya.

Polda Jatim mengimbau masyarakat yang hendak berlibur untuk selalu memperbarui informasi mengenai karakteristik medan yang dituju, menaati rambu keselamatan, serta tidak memaksakan diri berkunjung ke lokasi jika cuaca buruk atau kapasitas tempat wisata sudah melebihi batas maksimal. (m rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

1.156 Lulusan Sekolah Inspektur Polisi Siap Bergerak di Lapangan Wujudkan Perubahan Nyata dan Pulihkan Kepercayaan Publik

Berita utama

Polres Tuban Turun Tangan Atasi Pendangkalan Kali Avur Penyebab Banjir

Berita utama

Disiplinkan Linmas, Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Berikan Pelatihan PBB

Berita utama

Family Gathering KOMPAK Dua Jurnalis Dapat Hadiah Umroh

Berita utama

Polres Pasuruan Kota Siapkan Jalur Alternatif Dampak Pembongkaran Jembatan Bok Wedi

Berita utama

Kepala UPC Legundi Korupsi 2,3 Miliar Ditangkap Saat Berada Dalam Persembuyian Apartemen Jakarta 

Berita utama

Kado Spesial Hari Jadi ke-274 Blora, Siswa SDN 2 Jetis Juara I FTBI Provinsi Jateng

Berita utama

Semangat Tak Padam, Satgas TMMD HST Lanjutkan Pembangunan Jalan Usai Sholat Jumat