Home / Berita utama / Daerah / Home / KPK / News

Selasa, 4 Juli 2023 - 01:53 WIB

Perihal Pegawai Mark Up Biaya Perjalanan Dinas, Pimpinan KPK: Semua Direktorat akan Diperiksa

Foto : Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Foto : Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

MEDIAKPK.COM || Satu per satu masalah di tubuh KPK terkuak. Mulai dari kasus dugaan pungutan liar, asusila hingga dugaan mark up perjalanan dinas oleh pegawai KPK.
Mark up tersebut dilakukan sang pegawai saat melakukan penindakan kasus korupsi yang melibatkan Bupati Probolinggo, Jawa Timur tahun 2022. Meski sudah dibebastugaskan, pegawai KPK tersebut belum dipecat karena statusnya belum menjadi tersangka.

Masih penyelidikan, untuk menemukan detail dulu, yang kita ungkap laporan keuangan perjalanan dinas di tahun 2022,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi mediakpk.com di sela-sela acara haul dan temu alumni Pondok Pesantren Al-Jauhar, Jember pada Minggu (2/7).

Berdasarkan hasil temuan Inspektorat KPK, kerugian negara atau dana yang dimark up pegawai tersebut mencapai Rp550 juta. Ghufron menyebut, tidak tertutup kemungkinan praktik mark up telah dilakukan pegawai sejak lama atau di tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, inspektorat KPK akan melakukan audit menyeluruh.

Memungkinkan (juga terjadi mark up di tahun-tahun sebelumnya). Kita masih membuka, lewat audit. Ini kan hasil temuan inspektorat baru di tahun 2022. Sementara ini yang kita tengarai baru sekitar Rp550 juta,” papar Ghufron.

Menurut Ghufron, temuan mark up pegawai KPK ini akan dijadikan momentum untuk bersih-bersih internal secara menyeluruh.
“Ini bukan praduga, bukan pula asumsi. Tapi atas terungkapnya dugaan (mark up) ini memberikan kemungkinan untuk inspektorat mengaudit seluruhnya,” papar Ghufron.

Dugaan mark up itu baru terungkap di salah satu satgas deputi yang ada di bawah Direktorat Penindakan. Ghufron berjanji seluruh satgas yang ada di seluruh direktorat di KPK akan diaudit keuangannya oleh Inspektorat KPK.

Ini kan baru satu satgas. Mungkinkah satgas lain, atau mungkin atau di direktorat lain. Semua akan kita periksa,” pungkas Ghufron.red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pimpin Rakor Lintas Sektoral Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri

Berita utama

Ngunduh Mantu Meriah, Kepala Desa Pranti Hadirkan Ludruk dan Campursari untuk Hibur Warga serta Lestarikan Budaya Jawa

Berita utama

Satgas TMMD Reguler Ke-129 Lanjutkan Pengerjaan Plaster Dinding RTLH

Berita utama

Babinsa Hadiri Aruh Adat di Balai Ramang Desa Patikalain

Berita utama

Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Penipuan Modus Pinjol 195 Korban Rugi 2,6 Milyar

Berita utama

Jalin Kekompakan Bersama Warga, Anggota Kodim 1208/Sambas Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Senda Gurau Bersama Anak-Anak di Lokasi Kegiatan

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Ratakan Tanah di Halaman Masjid Jamiatul Muslimin Desa Ratu Sepudak