Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Selasa, 16 Januari 2024 - 18:22 WIB

Penyerahan Sertifikat PTSL 2023 di Kota Semarang Ditargetkan Selesai Januari 2024

Penyerahan Sertifikat PTSL 2023 di Kota Semarang Ditargetkan Selesai Januari 2024

Penyerahan Sertifikat PTSL 2023 di Kota Semarang Ditargetkan Selesai Januari 2024

 

SEMARANG |mediakpk.com| Pemerintah Kota Semarang menargetkan penyerahan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2023, dapat selesai pada Januari 2024.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, pada penyerahan sertifikat PTSL, di Sport Centre Graha Padma, Kecamatan Semarang Barat, Senin (15/1/2024).

Disampaikan, penyerahan PTSL kali ini ada di tiga Kecamatan, yakni di Semarang Barat ada 579 sertifikat, Kecamatan Ngaliyan ada 225 sertifikat, dan Kecamatan Tugu ada 400 sertifikat. Untuk itu, dia berharap, semua setifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2023, bisa diserahkan kepada masyarakat pada Januari 2024.

“Kita harapkan, lusa akan safari lagi ke Banyumanik, Gunungpati, dan Mijen. Jadi, satu hari minimal tiga kecamatan. Setelah itu, wilayah timur, seperti Candisari, Semarang Selatan, dan Semarang Timur,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Terkait aset milik Pemkot Semarang, Ita menjelaskan, sudah 100 persen bersertifikat. Hanya tinggal prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), dan akan diselesaikan pada 2024 ini.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi menyebut, ada 8.249 sertifikat PTSL yang akan diserahkan kepada warga masyarakat di 16 Kecamatan di Kota Semarang.

Hingga saat ini, lanjutnya, sudah diserahkan untuk enam kecamatan, termasuk kali ini, yakni penyerahan setifikat di Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan, dan Tugu.

“Masih kurang sembilan kecamatan lagi, dan kami targetkan selesai pada Januari ini. Dan mungkin tiga kali penyerahan lagi akan selesai,” kata Sigit.

Disampaikan, di Kota Semarang masih ada sekitar 1.500 bidang tanah yang belum tersertifikasi atau sekitar satu persen dari total keseluruhan.

“Cuma tinggal satu persen atau 1.500-an bidang tanah yang belum bersertifikat, dan targetnya tahun 2024 ini selesai,” ungkapnya.

Sementara untuk aset milik Pemerintah Kota Semarang, Sigit menjelaskan, hingga saat ini sudah hampir semuanya memiliki sertifikat, hanya tinggal PSU yang belum keseluruhannya bersertifikat.

“Kalau PSU itu bisa dinamis, berkembang. Jadi begitu ada perumahan, ada PSU, lalu diserahkan ke Pemkot untuk disertifikatkan menjadi aset,” jelasnya.

Penerima setifikat dari Kelurahan Gisikdrono, Priyono mengaku senang, pada akhirnya bisa mendapatkan sertifikat PTSL setelah lima tahun mengajukan.

“Alhamdulillah, senang sekali setelah lima tahun mengajukan,” tuturnya.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Melalui Komsos Babinsa Jajaran Kodim 1009/Tla Ingatkan Agar Selalu Waspada Terhadap Perubahan Cuaca

Berita utama

Polri Ungkap 197 Ton Narkotika, Kompolnas: Sikap Akuntabilitas Pemberantasan Narkoba

Berita utama

Final Piala Dunia 2026, Nobar Kodim 1002/HST Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Berita utama

Perkuat Sinergitas, Polresta Malang Kota, BNN dan Lapas Perempuan Kelas IIA Tanda Tangani MoU

Berita utama

Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Berita utama

Babinsa Koramil 04/Jawai Hadiri Penyusunan RKPDes, Wujudkan Sinergi dalam Pembangunan Desa

Berita utama

Tokoh Lintas Agama Jember Apresiasi Polri, Pilkada dan Nataru Berjalan Aman dan Kondusif

Berita utama

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Mojokerto Fasilitasi Shelter Istirahat Gratis untuk Pengemudi Online