Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / Uncategorized

Jumat, 26 Juli 2024 - 08:45 WIB

OJK Edukasi Ratusan Siswa di Rembang Untuk Perdalam Literasi Keuangan

Ratusan Siswa di Rembang Untuk Perdalam Literasi Keuangan

Ratusan Siswa di Rembang Untuk Perdalam Literasi Keuangan

 

Rembang |mediakpk.com| Ratusan siswa dan guru di Kabupaten Rembang mendapat edukasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Museum Kartini pada Kamis (25/7).

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan produk keuangan perbankan dan pentingnya memilih produk yang diawasi oleh OJK.

Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Jawa Tengah, Vincentia Grannita, menyatakan bahwa OJK secara rutin mengadakan edukasi keuangan dengan menggandeng industri jasa keuangan.

“Dengan harapan menghilangkan gap antara literasi keuangan (pengetahuan produk keuangan) dengan inklusi keuangan (penggunaan produk keuangan) yang masih sering dijumpai di masyarakat,” ungkap Vincentia.

Vincentia menjelaskan bahwa banyak masyarakat, termasuk siswa, sudah memiliki produk keuangan seperti rekening tabungan, namun belum memahami tujuan penggunaannya.

“Kami mengedukasi adik-adik semua, setelah membuka buku tabungan harapannya bisa menyisihkan uang saku untuk ditabung. Jadi untuk perencanaan keuangan, kita harus membagi di amplop yang terpisah,” tambahnya.

Vincentia juga menekankan pentingnya memilih produk keuangan yang memiliki izin dari OJK.

“Tugas OJK itu mengatur, mengawasi, dan melindungi. Melindungi siapa, yaitu konsumen yang menggunakan produk keuangan yang telah berijin otoritas jasa keuangan. Jadi intinya otoritas jasa keuangan adalah lembaga pengawas,” jelasnya.

Senada dengan Vincentia, Bupati Rembang Abdul Hafidz juga menyampaikan pentingnya memilih produk keuangan yang sudah mendapat izin dari OJK untuk menghindari kerugian.

“Karena akhir-akhir ini banyak orang yang dirugikan karena salah dalam mengelola simpanannya. Salah satunya tabungan yang tidak pada perbankan yang diawasi oleh OJK. Sehingga terjadilah permasalahan pada lembaga keuangan yang ada di Kabupaten Rembang,” ujarnya.

Direktur Utama PT BPR BKK Lasem, Mokh Suwarno, mengungkapkan bahwa per Juni 2024, PT BPR BKK Lasem telah menjalin kerjasama dengan 111 sekolah, dengan jumlah rekening mencapai 6.721 dan nominal sebesar Rp. 1.734.000.000.

“Jumlah ini menurun dibandingkan bulan sebelumnya, dengan 6.894 rekening dan nominal sebesar Rp. 2.042.000.000, karena biasanya ada penarikan di pergantian tahun ajaran,” jelas Suwarno.

Dalam kegiatan edukasi ini, ratusan siswa yang hadir berasal dari sekolah-sekolah yang telah bekerjasama dengan PT BPR BKK Lasem, termasuk SMAN 1 Rembang, SMAN 2 Rembang, SMAN 3 Rembang, SMKN 2 Rembang, Mts Miftahul Falah, dan SMP Ov Slamet Riyadi.

(hms/syfdn)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Fernando Emas: Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri Layak Mendapat Apresiasi

Berita utama

Babinsa Haruyan Donorkan Darah untuk Warga Binaan Usai Melahirkan

Berita utama

TMMD ke-125 Sasar Peningkatan Sanitasi, TNI Ajak Warga Kuin Kacil Beralih ke MCK yang Layak

Berita utama

Gubernur AAL Hadiri Upacara Peresmian, dan Likuidasi Organisasi TNI AL di Jakarta

Berita utama

Gratis, Polres Bondowoso Layani Penitipan Barang Berharga Bagi Warga yang Mudik Lebaran

Berita utama

Polres Lumajang Kerahkan Mobil AWC, Bersihkan Sisa Lumpur APG Semeru di Jembatan Besuk Koboan

Berita utama

Polres Mojokerto Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 17,69 Gram Sabu

Berita utama

Babinsa Sungai Serabek Laksanakan Pendampingan Pendistribusian Makan Bergizi Gratis bagi Anak Sekolah