Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:54 WIB

Maraknya Kekerasan Anak Kapolsek Simokerto Turun Lapangan Dan Terjunkan Ujung Tombaknya Lakukan Pencegahan

Maraknya Kekerasan Anak Kapolsek Simokerto Turun Lapangan Dan Terjunkan Ujung Tombaknya Lakukan Pencegahan

Maraknya Kekerasan Anak Kapolsek Simokerto Turun Lapangan Dan Terjunkan Ujung Tombaknya Lakukan Pencegahan

 

Karena maraknya terjadi aksi kekerasan pada anak-anak khusus nya terhadap anak perempuan seperti yang sudah terjadi ke salah satu anak perempuan SMK yang mengalami kekerasan seksual di salah satu hotel pasar kembang

kemudian yang baru kemarin di release oleh polrestabes surabaya kekerasan ibu kandung ke anak nya sendiri dengan menyiram air panas begitu pula kekerasan seksual anak perempuan oleh 4 orang keluarga nya sendiri yaitu ayah, kakak dan paman nya sendiri

Melihat kasus tersebut Kapolsek Simokerto mengambil langkah cepat dengan menerjunkan pasukan ujung tombak nya untuk turun ke sekolahan di wilayah kecamatan simokerto yaitu anggota bhabinkamtibmas nya

Dan Kapolsek Simokerto bersama Aipda Soekamto Bhabin kelurahan tambakrejo pun langsung turun ke Kelompok Belajar anak-anak di RW 4 yaitu Kelompok Belajar “Sinau Bareng” yang dilaksanakan setiap hari Rabu di pemukiman Simokerto Tebasan Surabaya dan ke Sekolah Dasar di kecamatan simokerto

Kapolsek Simokerto dan Aipda Soekamto memberikan himbauan kepada anak-anak secara humanis dan bercanda agar anak-anak berani melaporkan ke polisi seperti bhabinkamtibmas atau ke RT RW nya atau saudara nya apabila ada orang yang melakukan kekerasan fisik, psikis, seksual dan sosial

Selain itu juga memberikan himbauan ke Guru, ketua RT – RW dan warga untuk ikut berperan aktif mengawasi anak-anak serta sering berkomunikasi dengan anak-anak supaya bisa melakukan deteksi dini dan tidak sampai terjadi kekerasan pada anak dengan menjelaskan juga ancaman hukuman undang-undang perlindungan anak dan perempuan bisa sampai 15 tahun penjara

Kompol Mohammad Irfan mengatakan Langkah pencegahan ini dilakukan supaya di wilayahnya tidak ada kejadian kekerasan pada anak karena Anak adalah harapan bangsa di masa depan. Anak adalah generasi muda penerus bangsa yang mempunyai peran yang strategis dalam menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa dan negara pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, anak harus dilindungi agar dapat tumbuh secara optimal baik secara fisik maupun psikologisnya agar mampu menjadi generasi emas untuk membangun Negara menjadi lebih maju.(Raayid)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Cooling System, Polres Jember dan Kodim 0824 Gandeng Media Gelar Dialog Interaktif Sinergitas TNI-Polri Pam Pilkada 2024

Berita utama

Dalam Rangka HUT Ke 80 TNI Danramil 1208-02/Sejangkung Pimpin Bakti Teritorial Prima Pengecetan Masjid Al-Jihad

Berita utama

Nana Dukung Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang “Luwih Becik, Luwih Nyenengke”

Berita utama

Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Wilayah Kabupaten Sambas Ikuti Salat Istisqa di Halaman Keraton Sambas

Berita utama

Hadiri Doa Bersama dan Peringatan Maulid Nabi, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Untuk Memajukan Indonesia

Berita utama

Polsek Pabean Cantikan Amankan DPO Curanmor Milik TNI, Tkp Jalan Samudra Surabaya.

Berita utama

Polda Metro Jaya Siapkan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat dalam Kegiatan Penyampaian Aspirasi

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Angkut Material untuk Pembangunan MCK RTLH