Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Selasa, 12 Maret 2024 - 00:33 WIB

Jadi Andalan Pada Operasi Keselamatan, Ditlantas Polda Jateng Operasikan ETLE Drone di Empat Daerah

Jadi Andalan Pada Operasi Keselamatan, Ditlantas Polda Jateng Operasikan ETLE Drone di Empat Daerah

Jadi Andalan Pada Operasi Keselamatan, Ditlantas Polda Jateng Operasikan ETLE Drone di Empat Daerah

SEMARANG|mediakpk.com| Pengoperasian ETLE drone menjadi andalan Ditlantas Polda Jateng dalam operasi keselamatan lalu lintas candi, yang digelar tanggal 4-17 Maret 2024 mendatang. Perangkat yang diterbangkan tanpa awak ini, disebut sanggup menjangkau lokasi dan mencatat pelanggaran yang tidak dapat dilakukan melalui ETLE statis maupun handheld.

Empat daerah atau wilayah hukum menjadi lahan pengoperasian perangkat ETLE drone milik Ditlantas Polda Jateng selama operasi keselamatan lalu lintas candi. Wilayah hukum tersebut antara antara Polrestabes Semarang, Polresta Banyumas, Polresta Magelang dan Polresta Surakarta.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto menerangkan, selama enam hari operasi berjalan, ETLE drone sudah berhasil meng-capture ribuan pelanggar lalu lintas.

“Data-data pelanggaran yang diperoleh selanjutnya divalidasi dan dikorfirmasi. Proses akhirnya dilakukan penerbitan tilang yang dikirim ke alamat pelanggar. Pembayarannya melalui Briva,” kata Kabidhumas, Minggu (10/3/2024).

“Adapun jumlah lengkap hasil capture pelanggaran melalui ETLE drone akan diketahui pada akhir operasi nanti. Saat ini masih dikompulir,” imbuhnya

Dijelaskan Kabidhumas, ETLE drone dioperasikan oleh seorang pilot yang telah dilatih dan memiliki sertifikat.

Dibanding ETLE statis dan manual, ETLE drone memiliki keunggulan detail, karena dilengkapi kamera yang dapat melihat jelas beberapa jenis pelanggaran lalu lintas.

“Bahkan, kamera ini dapat memperbesar gambar hingga 12 kali lipat,” kata Kabidhumas.

Menurut rencana, ETLE drone juga akan diterjunkan ke sejumlah wilayah Jawa Tengah untuk mendukung operasi Ketupat Candi yang akan digelar pada bulan April 2024 mendatang.

Perangkat ini akan digunakan untuk memantau situasi di jalan tol, titik-titik macet dan area black spot yang menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas.

“Dengan perangkat drone ini, kemacetan dan permasalahan lalu lintas lain dapat dipantau dengan lebih mudah. Meskipun jam pengoperasian tidak bisa terus menerus karena keterbatasan kapasitas baterai. Harus diganti atau di-charge ulang dulu,” ungkapnya

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1208/Sambas Cari Sumber Air untuk Gali Sumur Bor di Desa Ratu Sepudak

Daerah

Hebat KPK Lacak Aliran Uang Rp11,2 Miliar Dadan Tri dan Hasbi Hasan

Berita utama

Kapolres Blitar Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Jajaran Forkopimda

Berita utama

Merasa Kebal Hukum, Pengusaha Galian C Yang Diduga Tak Berijin Di Kaliori Rembang Bebas Beroperasi

Berita utama

Laporan Curas Di Jalan Raya Blora Cepu Ternyata Palsu, Kapolres Blora Imbau Warga Jangan Takut Melintas Di Jalan Raya Blora Cepu

Berita utama

Peringati HBA ke- 80 dan HUT XXV Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejari Negeri Sidoarjo Beri Santunan Kepada Lansia

Berita utama

Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah

Berita utama

SPPG Polri Terapkan Sanitasi Super Ketat, Cegah Keracunan Program MBG