Home / Berita utama / Daerah / POLRI / TAG

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Hadapi Gempa Flores, Polda NTT dan Polres Jajaran Kerahkan 845 Personel ke Wilayah Terdampak

Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Polres jajaran bergerak cepat dalam penanganan bencana alam gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 845 personel Polri dikerahkan untuk mendukung proses penanganan bencana, yang terdiri dari 168 personel Polda NTT dan 677 personel Polres jajaran. Selain itu, sebanyak 821 personel dari berbagai instansi terkait turut dilibatkan dalam penanganan di lapangan.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan pelibatan personel tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat terdampak gempa.

“Polda NTT bersama Polres jajaran mengerahkan personel untuk membantu penanganan bencana, khususnya dalam mendukung evakuasi, pelayanan kepada masyarakat dan berbagai kebutuhan penanganan di wilayah terdampak,” ujar Henry, Sabtu (15/8/2026).

Dari 677 personel Polres jajaran yang diterjunkan, kekuatan terbesar berada di Polres Ende dengan 182 personel, disusul Polres Manggarai Timur sebanyak 150 personel dan Polres Manggarai sebanyak 100 personel.

Selanjutnya, Polres Nagekeo mengerahkan 80 personel, Polres Sikka 75 personel, Polres Ngada 70 personel, serta Polres Manggarai Barat sebanyak 72 personel.

Menurut Henry, pengerahan personel dilakukan untuk memperkuat penanganan di wilayah yang terdampak gempa sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan secara cepat.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana,” katanya.

Selain kekuatan Polri, penanganan bencana juga melibatkan 821 personel dari instansi terkait. Kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mempercepat proses penanganan, mengingat dampak gempa terjadi di sejumlah wilayah Flores.

Henry menegaskan, Polda NTT dan Polres jajaran terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah terdampak. Personel juga diarahkan untuk mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap proses penanganan.

“Prinsipnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Polri bersama seluruh instansi terkait akan terus bergerak dan berkoordinasi untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Pengerahan ratusan personel tersebut menjadi bagian dari upaya terpadu dalam menghadapi dampak gempa Flores. Dengan dukungan personel Polda NTT, Polres jajaran dan instansi terkait, penanganan diharapkan dapat berlangsung cepat, terkoordinasi dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

( m rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Malang Panen Raya Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita utama

Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Curanmor Yang Terekam CCTV di Kedinding

Berita utama

Polda Jatim Sampaikan Update Arus Lalu Lintas Hari Ketiga Operasi Lilin Semeru 2025

Berita utama

KPU Sragen Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada Serentak 2024

Berita utama

Polresta Tuban Gelar Suling, Bersama Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Berita utama

Long Weekend Polres Probolinggo Tingkatkan Pengamanan Tempat Wisata

Berita utama

Polres Bojonegoro Raih Penghargaan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik

Berita utama

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Ketua Komisi V DPR Lasarus