Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:40 WIB

Gotong Royong Polres Lumajang dan Warga Pasang Ratusan Bronjong di Lokasi Longsor

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jawa Timur melalui Polsek Tempursari bersama warga setempat gotong royong tangani dampak longsor di lokasi longsor jalur Kecamatan Tempursari menuju Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/3/26).

Dengan memasang ratusan bronjong dari sak berisi pasir, puluhan personel kepolisian bersama warga menutup longsoran akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya darurat untuk mencegah longsor susulan yang dapat memperparah kerusakan badan jalan.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno mengatakan, pemasangan bronjong dari sak berisi pasir dilakukan sebagai penahan sementara agar tanah tidak kembali longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami bersama warga melaksanakan kerja bakti memasang bronjong sebagai langkah penanganan darurat. Ini untuk memperkuat tebing dan menahan pergerakan tanah agar tidak terjadi longsor susulan,” ujar Iptu Sukirno.

Ia menjelaskan, akibat longsor tersebut, petugas memberlakukan sistem buka tutup di jalur Pronojiwo–Tempursari.

Kendaraan roda empat masih dapat melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.

“Kami terapkan sistem buka tutup demi keselamatan pengguna jalan. Personel kami siagakan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kendaraan melintas secara bergantian,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di musim penghujan.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Polres Lumajang Polda Jatim bersama instansi terkait terus berkoordinasi guna penanganan lebih lanjut agar akses jalur penghubung antar kecamatan tersebut dapat kembali normal dan aman digunakan masyarakat.

Diketahui longsor yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam di ruas jalan Desa Kaliuling menuju Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari menyebabkan bahu jalan ambrol, sehingga sebagian badan jalan tergerus material tanah.

Berdasarkan data di lapangan, longsoran memiliki kedalaman sekitar 8 meter, dengan panjang kurang lebih 6 meter dan lebar sekitar 2 meter.

Kondisi tersebut mengganggu arus lalu lintas warga yang melintasi jalur penghubung Tempursari–Pronojiwo. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Operasi Ketupat 2024, Polri Jaga Keamanan di 68.611 Masjid dan 11.828 Titik Lainnya

Berita utama

Dirut Bank Kalbar Hadiri Pelantikan Pengurus dan Pengawas YARSI Pontianak Masa Bakti 2025–2030

Berita utama

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Menerima Penghargaan Dari PT DLU kategori Fasilitator

Berita utama

Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas Hadirkan Sembako Murah Berupa Beras untuk Ringankan Beban Masyarakat

Berita utama

Polres Mojokerto Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Pilkada 2024 yang Sejuk dan Damai

Berita utama

Hari Ketiga Opsgab, Jasa Raharja Singkawang dan Instansi Terkait Gencarkan Edukasi dan Penertiban di Bengkayang

Berita utama

Puskesmas Pancur Luncurkan Inovasi Tingkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien

Berita utama

Dirut Bank Kalbar, Hadiri dan Dukung Pekan Gawai Dayak ke-XXXIX Tahun 2025