Home / Berita utama / HUKUM / KRIMINAL / News

Sabtu, 12 September 2026 - 20:23 WIB

Diduga Terima Dana Ratusan Juta, Oknum Ketua LSM Pasopati Nusantara Jaya Dipertanyakan

foto: Ilustrasi pengurusan perkara hukum dan dugaan penerimaan dana ratusan juta rupiah yang menyeret nama oknum Ketua LSM Pasopati Nusantara Jaya, Eko HK. (KPK. Istimewa)

foto: Ilustrasi pengurusan perkara hukum dan dugaan penerimaan dana ratusan juta rupiah yang menyeret nama oknum Ketua LSM Pasopati Nusantara Jaya, Eko HK. (KPK. Istimewa)

MEDIAKPK.COM DEMAK — Dugaan persoalan pengurusan perkara hukum yang melibatkan oknum Ketua LSM Pasopati Nusantara Jaya (Praja), Eko HK, menjadi sorotan. Eko diduga menerima dana ratusan juta rupiah dari pihak yang meminta bantuan terkait pengurusan perkara, termasuk perkara dugaan pemalsuan dokumen tanah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dana yang diduga diserahkan kepada Eko HK berada pada kisaran Rp150 juta hingga Rp250 juta. Namun, setelah dana diberikan, perkara yang disebut akan dibantu pengurusannya tersebut diduga belum menunjukkan penyelesaian yang jelas.

Salah satu perkara yang menjadi perhatian berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen tanah. Nilai dana yang disebut telah diserahkan mencapai sekitar Rp250 juta.

Pihak yang merasa dirugikan mempertanyakan penggunaan dana tersebut serta perkembangan perkara yang sebelumnya diharapkan dapat ditangani. Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana rincian penggunaan dana dan langkah hukum yang telah dilakukan.

Dugaan Penggunaan Dana untuk Kepentingan Pribadi

Persoalan semakin menjadi sorotan karena muncul dugaan bahwa sebagian dana yang diberikan untuk kepentingan pengurusan perkara justru digunakan untuk keperluan pribadi.

Namun, tudingan tersebut masih memerlukan pembuktian. Kebenarannya perlu ditelusuri melalui bukti transaksi, komunikasi antara para pihak, dokumen terkait perkara, serta pemeriksaan oleh aparat penegak hukum apabila laporan resmi diajukan.

Karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk tidak menarik kesimpulan sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Dipertanyakan Dugaan Klaim sebagai Pengacara

Selain persoalan dana, muncul pula pertanyaan mengenai dugaan Eko HK mengaku atau memperkenalkan diri sebagai pengacara ketika menawarkan bantuan pengurusan perkara.

Informasi tersebut juga perlu diklarifikasi secara langsung. Status dan kewenangan seseorang dalam menjalankan profesi advokat dapat diverifikasi melalui organisasi advokat serta dokumen yang berkaitan dengan profesinya.

Apabila benar terdapat pihak yang mengaku sebagai advokat tanpa memiliki kewenangan atau status sebagaimana dipersyaratkan, persoalan tersebut tentu perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Perkara dan Aliran Dana Perlu Dibuka Terang

Kasus ini menyisakan sejumlah pertanyaan yang membutuhkan jawaban: berapa total dana yang sebenarnya diterima, untuk kepentingan apa dana tersebut digunakan, langkah hukum apa yang telah dilakukan, serta mengapa perkara yang disebut telah mendapatkan bantuan pengurusan tersebut belum menunjukkan kejelasan penyelesaian.

Pihak yang merasa dirugikan dapat menempuh jalur hukum dengan membawa bukti pembayaran, bukti komunikasi, perjanjian apabila ada, serta dokumen perkara yang berkaitan.

Sementara itu, klarifikasi Eko HK juga diperlukan agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak.

KPK BERSAMBUNG…………??

 

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Probolinggo Gelar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Sumringah

Berita utama

BRAVO POLRI PRESISI” AKBP WAHYU HIDAYAT, SIK., MH., MENYABUT HUT KOTA SURABAYA Ke 732

Berita utama

Satgas Preventif laksanakan peninjauan Arus Lalu Lintas hingga Terminal, pastikan arus mudik dan kamtibmas kondusif

Berita utama

Cek Ketersediaan Beras, Polres Bojonegoro Bersama Tim TPID Sidak Gudang Bulog dan Penggilingan Padi

Berita utama

Jelang Nataru, Polres Situbondo Bersama Dishub Tes Urine Sopir dan Cek Kelaikan Kendaraan Umum

Berita utama

Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Plumbungan Sukodono

Berita utama

Cooling System Pasca Pungut Suara Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Elemen Masyarakat Mempererat Silaturahmi

Berita utama

Arus Balik Nataru Mulai Meningkat, Korlantas Polri Perkuat Rekayasa Lalu Lintas