Home / Berita utama / TNI KODIM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dandim 1008/Tabalong Hadiri Vicon Optimalisasi Peran Desa dalam Penanganan Karhutla

Tabalong – Komitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan. Komandan Kodim 1008/Tabalong menghadiri kegiatan video conference (vicon) arahan Kapolda Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, dan Gubernur Kalimantan Selatan kepada para lurah dan kepala desa terkait optimalisasi peran pemerintahan desa dalam penanganan karhutla di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, (15/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pendopo Tanjung Bersinar, Kabupaten Tabalong, dan dihadiri Bupati Tabalong Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardhana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., perwakilan Kejaksaan Negeri Tabalong, Jaksa Pratama Bonanza Raja Parulian Situmorang, S.H., perwakilan BPBD Tabalong Weri selaku Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, serta para lurah dan kepala desa se-Kabupaten Tabalong.

Dalam arahannya, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dan memperkuat langkah mitigasi karhutla melalui keterlibatan aktif seluruh unsur, khususnya pemerintah desa dan kelurahan.

Menurutnya, upaya pencegahan dan pemadaman karhutla membutuhkan kerja sama serta semangat gotong royong, mengingat kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan yang berulang setiap tahun di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda juga menekankan agar kepala desa dan lurah melakukan pendataan serta pemetaan wilayah rawan karhutla, termasuk lahan gambut, lahan kosong, perkebunan, dan kawasan yang sulit mendapatkan sumber air. Selain itu, ketersediaan sumber air perlu diidentifikasi, disertai pengelolaan tata air dan pembasahan lahan sebagai langkah antisipasi sebelum memasuki puncak musim kemarau.

Kesiapsiagaan di tingkat desa juga perlu ditingkatkan melalui pengaktifan kelompok masyarakat peduli api dan tim pencegahan karhutla. Kegiatan patroli rutin yang melibatkan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur terkait perlu dioptimalkan. Sosialisasi larangan membakar lahan dan penerapan metode pembersihan lahan tanpa membakar (PLTB) juga harus terus dilakukan kepada masyarakat, kelompok tani, dan pihak perusahaan.

Apabila terjadi kebakaran, penanganan awal harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan. Jika ditemukan indikasi tindak pidana pembakaran lahan, koordinasi dengan aparat penegak hukum perlu segera dilaksanakan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam amanatnya menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berjenjang, mulai dari pemerintah pusat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel satuan tugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dinas kehutanan, regu pemadam perusahaan, serta para relawan yang telah bekerja siang dan malam dalam upaya penanganan karhutla.

Ia mengingatkan agar koordinasi dengan perangkat desa dan ketua rukun tetangga terus diperkuat, titik-titik rawan kebakaran segera dipetakan, serta lokasi sumber air terdekat diketahui oleh masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan secara cepat saat keadaan darurat.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK turut menegaskan bahwa karhutla merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Dampaknya tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, aktivitas ekonomi, transportasi, dan kualitas lingkungan hidup.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peran pemerintah desa dan kelurahan semakin optimal dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat, memperkuat koordinasib lintas sektor, serta mendorong langkah pencegahan karhutla secara berkelanjutan.

Kehadiran Dandim 1008/Tabalong dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui peran Babinsa di wilayah binaan, upaya deteksi dini, sosialisasi, patroli, dan penanganan awal karhutla diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tabalong.(pendim1008tbg).

Share :

Baca Juga

Berita utama

Respon Cepat” Pelaku yang Menewaskan Pengunjung IBIZA Club Digelandang Oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya

Berita utama

SPPG Polri Terapkan Sanitasi Super Ketat, Cegah Keracunan Program MBG

Berita utama

Dandim 1009/Tanah Laut Beserta Ketua Persit KCK Cabang XXXII Dim 1009 Hadiri Tala Ethnic Carnival 2026

Berita utama

Kapolda Jatim Kunjungi Kantor PWI Jawa Timur Perkuat Sinergitas Untuk Wujudkan Pemilu 2024 yang Damai

Berita utama

Gerakan Indonesia Asri : Polres Probolinggo Bersama Warga Percantik Destinasi Wisata Pantai

Berita utama

Iduo Adha, Perhutani Divre Jatim Potong Hewan Kurban

Berita utama

Dr Masrizal Khilda Taba : Wisuda Balita Sebagai Evaluasi Pencapaian Program Imunisasi Dasar Lengkap ( P I D L)

Berita utama

Kapolda Jatim Resmikan Dermaga dan Kapal Cepat Satpolairud Polresta Banyuwangi