Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Kesehatan / Kolom / KPK / Nasional / News / Pendidikan / Peristiwa / TNI POLRI / Uncategorized

Sabtu, 21 Juni 2025 - 04:12 WIB

Breaking News : Aparat Gabungan Gerebek Gudang Berisi Ribuan Oli Diduga Palsu di Kubu Raya

Aparat Gabungan Gerebek Gudang Berisi Ribuan Oli Diduga Palsu di Kubu Raya

Aparat Gabungan Gerebek Gudang Berisi Ribuan Oli Diduga Palsu di Kubu Raya

 

Kubu Raya, Kalbar — 20 Juni 2025-Aparat gabungan dari BAIS (Badan Intelijen Strategis) TNI, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Badan Intelijen Negara (BIN), Intel Kodam, dan Angkatan Laut, berhasil menggerebek sebuah gudang yang diduga sebagai tempat penimbunan dan peredaran oli palsu.

Penggerebekan berlangsung di kawasan pergudangan Jalan Ektrajos, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat sore (20/6/2025) sekitar pukul 16.00 Wib.

Saat penggerebekan, aparat menemukan ribuan liter oli dari berbagai merek yang diduga palsu dan siap diedarkan ke pasaran. Operasi ini dilakukan setelah tim gabungan memantau lokasi tersebut selama beberapa jam.

“Awalnya kami memberikan kesempatan kepada pihak pengelola gudang untuk membuka pintu secara sukarela, namun yang bersangkutan berbelit-belit dan tidak kooperatif,” ungkap salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya. Berbekal surat izin penyidikan (sprint), tim gabungan akhirnya memutuskan untuk membuka paksa pintu gudang guna memastikan keberadaan barang bukti.

Hasil pemeriksaan sementara, ditemukan berbagai merek oli yang dikemas sedemikian rupa dan diduga kuat merupakan produk palsu. Aparat juga mengamankan sejumlah dokumen dan peralatan yang digunakan dalam praktik tersebut.

Saat ini, pihak Kejaksaan Tinggi Kalbar bersama BAIS TNI, BIN, Intel Kodam, dan Angkatan Laut terus melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan dan pihak-pihak terkait di balik peredaran oli palsu ini.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang, termasuk dari jajaran Polda Kalbar, terkait langkah lanjutan dan status hukum dari para pelaku yang terlibat.

Pemeriksaan ini dilakukan menyusul mencuatnya dugaan peredaran oli palsu atau oli oplosan yang sempat viral dan menuai perhatian publik di Kalimantan Barat.

Tim APH tampak melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah botol oli di dalam gudang tersebut.

Mereka memeriksa secara acak beberapa merek oli populer seperti Meditran SX, Mesran, Enduro, Enduro 4T, dan 4T Racing. Sejumlah botol oli juga dibawa oleh petugas sebagai sampel untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan keaslian produk tersebut.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, telah mengungkap adanya dugaan peredaran oli palsu di wilayah Kalbar. Ia meminta agar aparat menindak tegas praktik ilegal tersebut, karena berpotensi merugikan masyarakat dan membahayakan kendaraan.

Gudang oli di Ekstra Jos ini sebelumnya menjadi sorotan usai viral di media sosial terkait dugaan sebagai tempat distribusi oli palsu. Bahkan, beredar informasi adanya keterlibatan oknum tertentu di balik distribusi oli yang dicurigai tidak sesuai standar tersebut.

Pemeriksaan oleh APH ini menjadi langkah awal dalam menindaklanjuti keresahan publik serta upaya mengungkap jaringan distribusi oli palsu yang diduga telah beredar luas di Kalimantan Barat.(tim liputan/red)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Kegiatan Non Fisik Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut Gelar Sosialisasi Posyandu Dan Posbindu

Berita utama

HUT Polisi Wanita ke-77, Polwan Polres Pulang Pisau Tabur Bunga di Makam Pahlawan HM Sanusi

Berita utama

Satbinmas Polres Lumajang Laksanakan Peninjauan dan Asistensi Program Polisi RW secara virtual

Berita utama

Serah Terima Jabatan Bupati Sampang Akan Dilaksanakan di Pendopo Trunojoyo

Berita utama

MAYOR INF BAMBANG GATOT WIBOWO RESMI MENJABAT DANYONIF 432/WSJ

Berita utama

Gerak Cepat Polres Probolinggo Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Berita utama

Semarakkan Bulan Ramadhan Polisi di Sidoarjo Berbagi Takjil

Berita utama

Finishing Rumah Pak Mintoni Sudsh Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas