Home / Infrastruktur Desa / News / Peristiwa

Selasa, 8 September 2026 - 13:51 WIB

Baru Selesai Dikerjakan, Jalan Rabat Beton Dana Desa di Tanjunganom Pati Sudah Retak

Keterangan Foto:
Kondisi jalan rabat beton di Dukuh Paras RT 02 RW 04, Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, yang tampak mengalami keretakan di sejumlah bagian meski proyek Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut belum lama selesai dikerjakan.

Keterangan Foto: Kondisi jalan rabat beton di Dukuh Paras RT 02 RW 04, Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, yang tampak mengalami keretakan di sejumlah bagian meski proyek Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut belum lama selesai dikerjakan.

PATI MEDIAKPK.COM – Proyek pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, proyek jalan yang pengerjaannya disebut belum genap satu bulan tersebut sudah tampak mengalami keretakan di sejumlah bagian.

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, proyek tersebut merupakan pembangunan jalan rabat beton dengan volume panjang 157 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,12 meter.

Pembangunan jalan yang berlokasi di Dukuh Paras RT 02 RW 04 itu menelan anggaran Dana Desa sebesar Rp86.468.000, termasuk PPN dan PPh. Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem swakelola melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tanjunganom.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung Tim MediaKPK di lokasi pada Selasa (8/9/2026), permukaan jalan beton terlihat mengalami retakan memanjang di sejumlah titik. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena usia pekerjaan dinilai masih relatif baru.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengaku heran melihat kondisi jalan yang sudah mengalami keretakan meski proyek tersebut belum lama selesai dikerjakan.

“Pekerjaan ini baru saja selesai, belum ada satu bulan atau bahkan dua bulan. Tapi kondisi jalannya sudah retak-retak seperti itu,” ungkap warga tersebut.

Dalam informasi yang dihimpun di lapangan, juga muncul dugaan bahwa pengerjaan proyek tersebut diborong atau dikerjakan oleh seorang oknum perangkat Desa Tanjunganom. Dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut dari pihak terkait.

Menanggapi temuan keretakan tersebut, Sekretaris Desa Tanjunganom, Eliyas, saat dikonfirmasi Tim MediaKPK di Kantor Desa Tanjunganom, menyampaikan bahwa retakan pada jalan beton diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca.

Menurutnya, suhu udara yang cukup panas saat proses pengecoran berlangsung menjadi salah satu penyebab munculnya retakan pada permukaan beton.

“Keretakan itu disebabkan faktor cuaca panas pas waktu pelaksanaan pengecoran,” jelas Eliyas saat dikonfirmasi.

Meski demikian, kondisi jalan rabat beton yang mengalami keretakan dalam waktu relatif singkat tetap menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap Pemerintah Desa Tanjunganom bersama Tim Pelaksana Kegiatan segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah perbaikan terhadap bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Hal tersebut dinilai penting agar pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran Dana Desa benar-benar memiliki kualitas yang baik, tahan lama, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Masyarakat juga berharap pihak-pihak yang berwenang dapat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut, termasuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

REDAKSI KPK BERSAMBUNG……?

Share :

Baca Juga

Berita utama

Posko Tanggap Bencana Polresta Malang Kota Resmi Beroperasi 24 Jam

Berita utama

Irjen Pol Ahmad Luthfi Kapolda Jateng; dalam Safari Kamtibmas di sebut sebagai sosok pimpinan yang menginspirasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

Berita utama

Polri Gelar Dialog Publik: Dorong Ekonomi Nasional Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Penguatan Kamtibmas

Berita utama

Wali Kota Malang Apresiasi Tour de Panderman Polda Jatim 2024, Dukung Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Berita utama

Hari Bhayangkara ke-79 Polres Lamongan Salurkan Bansos untuk Pemulung di TPA

Berita utama

Polres Bojonegoro Raih Penghargaan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik

Berita utama

Semangat Gotong Royong, Satgas Yonif 521/DY Bersama Warga Laksanakan Pengecoran Tahap II Masjid H. Aippon Asso di Distrik Walesi

Berita utama

Polri Berhasil Ungkap 397 Kasus TPPO dan 482 Tersangka, Selamatkan 904 Korban dalam Sebulan