Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Nasional / News / TNI POLRI / Uncategorized

Senin, 17 November 2025 - 15:28 WIB

AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M : Oprasi Zebra Semeru 2025, Sasar Tujuh Pelanggaran R2 dan R4

SURABAYA – Operasi Zebra Semeru 2025 tepatnya pada Senin (17/11) ini hari, Polrestabes Surabaya sasaran utama fokus operasi diarahkan ke tujuh jenis pelanggaran berprioritas paling berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 17–30 November 2025

Dalam Oprasi Zebra Semeru 2025 ini, menyasar pengendara roda dua (R2) dan empat (R4)di seluruh wilayah Jawa Timur khusunya Wilayah hukum Polrestabes Surabaya dengan fokus peningkatan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

Dari keterangan Kapolrestabes Surabaya yakni KOMBES POL Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si, melalui yakni Kasatlantas Polrestabes Surabaya, yakmi AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M , Senin (17/11/2025) mengatakan, Tujuh sasaran yang maksut yaitu :

1. Pengemudi atau pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara,
2. Pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur
3. Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang,
4. Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi atau pengendara motor yang tidak menggunakan safety belt,
5. Pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol,
6. Pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus
7. Pengemudi atau pengendara yang melebihi batas kecepatan

“Dan ini harus betul-betul diperhatikan dan menjadi prioritas anggota di lapangan. Tujuannya untuk menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan,” ucap Galih.

Konsep presentasi dalam Opradi Zebra Semeru, lanjut Galih Bayu Raditya, Giat prepetif 40%, Giat Reprensif 20%, atau penegakan E-Tle 90% dan Tilang manual 5%.

“Dengan sasaran oprasi meliputi segalah potensi gangguan, abang gangguan, dan gangguan nyata yang berpontesi menyebabkan kemacetan, serta pelanggaran laka lantas baik itu sebelumnya, atau pada saat pasca oprasi zebra semeru 2025,” tegasnya.

AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M menambahkan, tujuan Operasi Zebra Semeru yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17–30 November 2025 ini untuk menekan angka pelangaran, angka kecelakaan dan angka Fatalitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya.

“Operasi ini juga bertepatan dengan momen penting, yakni dimulainya tahun ajaran baru yang akan meningkatkan aktivitas di lingkungan pendidikan. Hal ini menjadikan operasi kali ini memiliki urgensi lebih dalam mengantisipasi potensi pelanggaran dan kemacetan,” pungkas Kasatlantas Polrestabes Surabaya dihadapan awak media. Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Jember Berhasil Amankan 4 Tersangka dan Puluhan BB Diduga Hasil Curanmor

Berita utama

Dandim 0830/Surabaya Utara Tekankan Netralitas TNI untuk Pemilu 2024 Mendatang

Berita utama

Momentum Akhir Tahun 261 Personel Polrestabes Surabaya Naik Pangkat TMT 1 Januari 2026

Berita utama

Riuh Gelak Tawa Anak dan Warga Warnai Lomba Meriah HUT ke-80 RI di Polrestabes Surabaya

Berita utama

Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran

Berita utama

Kapolsek Simokerto Dampingi Pengasuh Pondok Metal

Berita utama

Pastikan Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024, Polda Jatim Cek Kendaraan dan Almatsus di Polres Bojonegoro

Berita utama

Cooling System, Polres Ponorogo Gelar Curhat Kamtibmas, Ajak Warga Jaga Suasana Dalam Pilkada