Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 17 Januari 2025 - 04:56 WIB

Aipda Maryudi Dikenal Ramah dan Suka Menolong Tetangga

Aipda Maryudi Dikenal Ramah dan Suka Menolong Tetangga

Aipda Maryudi Dikenal Ramah dan Suka Menolong Tetangga

 

MOJOKERTO – Pemilik rumah yang meledak pada hari Senin (13/1) lalu di Desa Sumolawang Puri Mojokerto dikenal baik dan ramah sama tetangga.

Aipda Maryudi anggota Polsek Dlanggu Polres Mojokerto ini juga terkenal suka menolong ketika ada warga di sekitar rumahnya yang membutuhkan Bantuan.

Hal itu seperti diungkapkan oleh mbah Sonik (65) pemilik warung kopi yang berada tepat di depan rumah Aipda Maryudi.

“Pak Maryudi tiyange blater mboten nate nesu ( Pak Maryudi itu orangnya ramah tidak pernah marah), ” ujar mbah Sonik, Kamis (16/1/25).

Lansia pemilik warung kopi itu mengaku, jika warungnya penuh maka teras rumah Aipda Muryadi yang dipakai pelanggan untuk ngopi.

Karena posisi warung Mbah Sonik tepat di seberang rumah Aipda Maryudi.

Meski teras rumahnya dipakai ngopi pelanggan warung mbah Sonik, namun Aipda Maryudi tidak pernah marah bahkan bersikap ramah.

“Yen warung kulo rame, tiyang – tiyang ngopine nggih teng terase Pak Maryudi ( jika warung saya rame, orang – orang ngopinya ya di teras rumahnya pak Maryudi),” terang mbah Sonik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wiwik Farida (48) yang rumahnya terpaut satu rumah di depan rumah Aipda Maryudi.

Wiwik juga mengungkapkan jika Aipda Maryudi suka menolong tetangga dan selalu menolak jika diberi imbalan.

“Saat ada tetangga yang sakit dan minta bantuan diantar ke rumah sakit, Pak Maryudi tidak berfikir panjang, langsung mengantarkan dan ketika dikasih uang untuk ganti BBM, beliau selalu menolaknya,” ujar Wiwik.

Ia juga mengaku kadang merasa malu jika minta bantuan karena sikap Aipda Maryudi yang selalu menolak diberi imbalan.

Namun ketika melihat tetangga kesusahan dan perlu bantuan, Aipda Maryudi selalu menawarkan diri untuk membantu.

“Kadang kita tidak enak sama pak Maryudi mas, karena setelah menolong pak Maryudi ini selalu menolak apabila kita kasih imbalan,” ungkap Wiwik.

Terkait terjadinya ledakan di rumah Aipda Maryudi pada Senin (13/1) pagi, Wiwik mengaku kaget saja.

“Saya tidak ada di rumah, saat dikabari ada ledakan saya kaget,”ungkapnya.

Wiwik juga menyampaikan turut berduka atas meninggalnya 2 orang kerabat Aipda Wahyudi ( Bude dan keponakannya).

“Semoga almarhum Qunul khotimah dan keluarga diberi kekuatan iman termasuk pak Maryudi diberi ketabahan,” pungkas Wiwik.

Sementara itu beberapa warga Desa Sumolawang yang ditemui awak media ini berharap agar situasi segera kembali kondusif.

Untuk diketahui, saat ini Aipda Maryudi masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jatim untuk pendalaman penyebab terjadinya ledakan di rumahnya. M.rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Satgas TMMD Reguler Ke-129 Finishing Pengecatan Luar RTLH Milik Warga Tempapan Hulu

Berita utama

Polda Jatim Amankan Tiga Remaja Diduga Komplotan Begal Asal Pasuruan

Berita utama

Babinsa Wonodadi Bersama Kader Posyandu dan Bidan Desa Berikan Vitamin Balita untuk Cegah Stunting

Berita utama

Asah Kemampuan Tempur, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Latihan Menembak

Berita utama

Deklarasi Pilkada Damai, Forkopimda Situbondo bersama Komponen Masyarakat Bersatu Jaga Persatuan

Berita utama

Sat Samapta Polrestabes Surabaya Gagalkan Aksi Balap Liar, 20 Kendaraan Diamankan

Berita utama

Polresta Sidoarjo Sisir Tempat Hiburan dan Penginapan Cegah Kejahatan Perempuan dan Anak

Berita utama

Jurnalis Surabaya Laporkan Penyebaran Rekaman CCTV ke Polrestabes, Diduga Langgar KUHP Baru