Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI / Uncategorized

Kamis, 4 April 2024 - 07:50 WIB

Dugaan Adanya Penyelewengan Dana Desa Pangkalan Sluke Saat Sesi Klarifikasi Dengan Awak Media Semakin Menguat

Penyelewengan Dana Desa Pangkalan Sluke Saat Sesi Klarifikasi Dengan Awak Media Semakin Menguat

Penyelewengan Dana Desa Pangkalan Sluke Saat Sesi Klarifikasi Dengan Awak Media Semakin Menguat

 

Rembang |mediakpk.com| Adanya Pemberitaan disalah satu media online terkait dugaan penyelewengan keuangan dana desa tahun anggaran 2022 dan 2023, semakin kuat.

Pasalnya uraian artikel yang terbit dari pemberitaan media tersebut menyatakan bahwa ada beberapa point menjadi prioritas pengangkatan tema sesi klarifikasi awak media dimana diantaranya:
1.Ditahun 2022 saja ada temuan dari inspektorat sekitar 230.000.000 dan baru di kembalikan ke inspektorat kurang lebih 70.000.000 dan belum selesai sampai sekarang.

Nilai kerugian negara dari tindak pidana korupsi Dana Desa tersebut, merupakan hasil audit investigasi Ispektorat Daerah Pemerintah kabupaten Rembang

Penyelewengan Dana Desa Pangkalan Sluke Saat Sesi Klarifikasi Dengan Awak Media Semakin Menguat

2. Ditahun 2023 oknum kepala desa tersebut juga diduga melakukan penyelewengan dana desa dalam pengadaan hewan ternak (domba) yang anggarannya berkisar Rp. 56.000.000 yang diduga fiktif.

3. Tidak hanya itu saja, oknum kades juga melakukan pengadaan fasilitas bak sampah yang menelan anggaran dana desa sekitar Rp. 69.000.000,.

Menelusuri kebenaran pemberitaan tersebut, maka awak mediakpk.com mencoba mengklarifikasi kepada Kades bersangkutan.

Dari hasil klarifikasi dari Kades didapati keterangan,” apa yang di tuduhkan itu tidak benar , bahwasanya adanya temuan inspektorat sebesar 230juta tersebut merupakan penjumlahan dari sekian silpa dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Roni Kades pangkalan.

Lanjutnya, adapun pada poin ke 2 terkait pengadaan hewan ternak dengan anggaran senilai 56juta ditahun 2023 merupakan uang silpa dari tahun tersebut yang direalisasikan dalam bentuk pengadaan hewan,” tandasnya.

Sedangkan pada poin ke 3 terkait pengadaan fasilitas bak sampah diakui oleh kades memang menelan anggaran 70jutaan, ungkapnya.

Lebih lanjut dari beberapa pertanyaan awak media pada kesempatan seksi klarifikasi tersebut, dari awak media mempertanyakan pembangunan fisik di tahun 2022 didapati pengakuan dari Kades bahwa ditahun tersebut ada realisasi jalan pertanian yang merupakan program bidang ketahanan pangan, serta revitalisasi tempat bersandarnya kapal-kapal nelayan” imbuhnya.

Memang dari pengakuan kades, desa pangkalan lebih banyak program pemberdayaanya ketimbang program pembangunan dibidang fisik, kita pembangunan fisik diambilkan dari bantuan seperti Banprov, ataupun Bankab,” tambahnya.

Namun sayang, saat awak media meminta untuk di tunjukkan lokasi realisasi pada hasil pembangunan jalan pertanian tersebut, dari kades meminta awak media agar menunggu seseorang yang ditunjuk sebagai penunjuk lokasi,

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Jember Tingkatkan Patroli dan Siagakan Personel, Amankan Rangkaian Ibadah Paskah

Berita utama

TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Fokus Pembangunan Jalan 1030 Meter di Pengambau Hilir Luar

Berita utama

Usai Telusuri Dugaan LPG Subsidi dari Jatim ke Rembang, Tim Investigasi MediaKPK Terima Telepon Bernada Tekanan

Berita utama

Tragis Terjadi Kecelakaan Menimpa Pengguna Jalan Tertabrak Grandong Proyek Pemerintah Desa Tenajar Lor

Berita utama

Beri Penghormatan Terakhir, Polres Grobogan Polda Jateng Gelar Upacara Pemakaman

Berita utama

Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang

Berita utama

Dukung Peningkatan Gizi Anak Babinsa Beringin Dampingi Nakes Berikan Vitamin

Berita utama

Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan Jalin Kedekatan Lewat Komsos di Desa Limbar