Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI / Uncategorized

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:51 WIB

Tiga Guru Rembang Sukses Ikuti Program Microcredential CS50X Indonesia – Harvard University

Tiga Guru Rembang Sukses Ikuti Program Microcredential CS50X Indonesia - Harvard University

Tiga Guru Rembang Sukses Ikuti Program Microcredential CS50X Indonesia - Harvard University

 

Rembang |mediakpk.com| Tiga guru asal Kabupaten Rembang terpilih mengikuti program Microcredential CS50x Indonesia-Harvard University, sebuah inisiatif yang membuka peluang bagi guru Indonesia untuk memperluas keterampilan digital mereka.

Ketiganya Hamidah Ari Ruchana dari SMPN 2 Sedan, Eko Adi Saputro dari SMPN 3 Kragan dan Anisa Rahmanti dari SMKN 1 Rembang. Mereka belajar langsung dari dosen terkemuka seperti, Prof. David J Malan, Gordon McKay Professor, Practice of Computer Science Harvard University.

Sebelumnya mereka bersama 269 guru Indonesia peserta Program Microcredential CS50x Indonesia-Harvard University diterima langsung oleh Manteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim di Kantor Kemendikbudristek Jakarta.

Program Microcredential CS50x Indonesia-Harvard University merupakan bagian dari kerja sama antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbudristek RI dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Para guru peserta mengikuti program selama 22 minggu secara daring. Materi pembelajaran meliputi algoritma, struktur data, encapsulation, manajemen sumber daya, keamanan, software engineering, hingga web development.

Anisa Rahmanti, salah seorang peserta saat ditemui di sekolahnya, Rabu (20/3/2024) mengaku  gembira atas kesempatan yang didapatnya. Apalagi langsung diajar oleh dosen Harvard.

“Program CS50x memberi kami kesempatan belajar langsung dari para dosen di Harvard University.  Mengembangkan pembelajaran berbasis proyek yang menyenangkan.”

Eko Adi Saputro juga menambahkan, program tersabut dapat menambah pengalaman yang luar biasa. Banyak ilmu baru yang diperolehnya dari Dosen-  dosen Harvard.

“Program ini memberikan banyak pengalaman luar biasa.  Perlu diikuti oleh semua guru, ” ujarnya.

Sementara menurut Hamidah Ary Ruchana  sebagai guru non informatika mendapat kesempatan belajar di Harvard adalah suatu momen berharga dalam hidup. Program itu memudahkan guru memahami dasar ilmu komputer beserta pemrograman.

Setelah menyelesaikan pembelajaran daring, para guru terpilih melanjutkan pembelajaran digital skill lebih lanjut secara tatap muka pada 8-9 Maret 2024 di Jakarta Intercultural School (JIS) bersama Prof. Malan dari Harvard University.

Program Microcredential CS50x Indonesia-Harvard University memberikan peluang berharga bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mereka dalam ilmu komputer dan informatika, bahkan bagi yang tidak memiliki latar belakang dalam bidang tersebut.

Diharapkan, program ini akan membantu para guru dalam menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan zaman dan mendukung siswa menjadi generasi kreator dalam era digital.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polisi dan Warga Bantu Seberangkan Anak Sekolah di Jember Gunakan Bambu Rakit Akibat Jembatan Putus

Berita utama

Personil Bertugas Pam Monitoring Sejumlah di TPS Kelengkapanya Logistik

Berita utama

Polres Pelabuhan Tanjung Tingkatkan Pengamanan Gudang KPU Pilkada 2024

Berita utama

Kapolres Pamekasan Baru Sapa Insan Pers, Gelar Piramida

Berita utama

Kuasa Hukum Camat Asemrowo Abdul Rouf Melaporkan Dugaan Penyebaran Berita Hoax di Polda Jatim

Berita utama

Gelar Minggu Pungkasan Kelurahan Ngampilan Ajang Senam Sehat Masyarakat

Berita utama

Polres Madiun Bersama TNI Gelar Kerja Bakti Perbaiki Jalan Rusak Akibat Tanah Longsor

Berita utama

Operasi Patuh Semeru 2024, Polisi Kota Blitar Beri Bunga dan Coklat Bagi Pengendara Tertib