Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Minggu, 17 Maret 2024 - 12:37 WIB

Gudang Bertua Di jadikan Timbunan Aspal Di Duga Tidak Bermerek Dan Tidak Mengantongi Ijin

Gudang Bertua Di jadikan Timbunan Aspal Di Duga Tidak Bermerek Dan Tidak Mengantongi Ijin

Gudang Bertua Di jadikan Timbunan Aspal Di Duga Tidak Bermerek Dan Tidak Mengantongi Ijin

Cirebon jawa barat 10 .1.2024 di salah satu Desa gebang mekar Kecamatan gebang cirebon .tim investigasi Media KPK .com
telah menemukan gudang aspal deng drum yang tidak bermerek

.pada saat saya menggali dari sala satu nara sumber yaitu pekerja yang tidak mau menyebutkan namaya.ia memberikan keterangan tentang pemiliknya dari orang cirebon kota desa samadikun saya hanya pekerja dan pemiliknya berinisial D ucapnya.

Di saat media kpk.com berada di lokasi gudang tersebut kedapatan pekerja sedang mengangkut menaikan asapal tersebut ke dalam mobil untuk mengantar pesanan ke sala satu pelanggan di temukan drum drum yang ada isi dan drum drum yang kosong.

hingga saat ini gudang tersebut masi di gunakan untuk aktifitas bisnis penjualan aspal tat kala proyek proyek sudah berjalan
dan taat kala ada order pesanan yang membutuhkan hingga pemberitaan ini belum dapat menemukan pemilikya karena sulit untuk komunikasi,pungkasnya,red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Tahapan Kampanye Pilkada 2024 Polres Blitar Tingkatkan Patroli

Berita utama

50 Box Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu di Haruyan

Berita utama

Kasubnit Satpas Colombo : Tidak Hanya Profesional, Petugas Wajib Memberi Penjelasan ke Pemohon Dengan Mudah

Berita utama

Pj. Bupati Lumajang Apresiasi Polisi yang Berhasil Berhasil Ungkap Lahan Ganja Terbesar di Pulau Jawa

Berita utama

Bareskrim Polri Sita Aset Milyaran Terkait Judol

Berita utama

Peduli Kesehatan Lansia Babinsa Sebangun Dampingi Nakes Laksanakan Posyandu

Berita utama

Kurang dari 24 Jam, Polres Lumajang Tangkap Tersangka Pencuri Baterai Tower Antar-Kota

Berita utama

55 Orang Ikuti Diklat Satpam Gada Pratama Polres Grobogan 2024