Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 16 Februari 2024 - 02:21 WIB

Pasca Pencoblosan kiai Marsudi Ajak Masyarakat Dahulukan Kemaslahatan Bersama

Pasca Pencoblosan kiai Marsudi Ajak Masyarakat Dahulukan Kemaslahatan Bersama

Pasca Pencoblosan kiai Marsudi Ajak Masyarakat Dahulukan Kemaslahatan Bersama

 

JAKARTA – Menyikapi hasil penghitungan suara cepat atau quick count, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Marsudi Suhud mengajak semua pihak untuk melakukan hal positif selama menunggu hasil real count Pemilu 2024.

Kiai Marsudi menyerukan kepada semua elemen bangsa untuk mengedepankan kemaslahatan bersama.

Kiai Marsudi meminta elemen masyarakat tetap sabar dan melakukan hal-hal positif untuk bangsa Indonesia.

“Mari kita semua tetap bersyukur bahwa bangsa kita dapat melewati masa-masa kampanye yang sedikit banyak, menguras tenaga dan pikiran serta perasaan yang kadang sedikit banyak membuat panasnya situasi,” ujar Kiai Marsudi, Rabu (14/2).

Untuk menyikapi hal itu,Kiai Marsudi mengajak masyarakat termasuk umat Muslim untuk tetap menjaga kedamaiandan mendahulukan kemaslahatan bersama (maslakhatul ‘amah).

“Ada baiknya kita tetap dingin, damai dan mendahulukan maslakhatul ‘amah,” kata Kiai Marsudi kepada wartawan, Kamis (15/2/2024).

Wakil Ketua Umum MUI ini mengatakan, peserta Pemilu yang menang versi hitung cepat untuk bersikap sewajarnya.

Sementara bagi yang kalah, mereka dihimbau untuk tetap melakukan hal positif bagi kemajuan bangsa.

“Bagi yang sudah merasa quick count sebagai pertanda kemenangan, maka kami harap tetap sewajarnya saja tidak berlebihan. Dan bagi yang belum bisa menerima hasil quick count sebagai pertanda kemenangan, maka masih banyak waktu untuk menunggu real count yang dilakukan oleh KPU,” ujar Kiai Marsudi.

Ia mengingatkan agar semua pihak baik peserta maupun pendukung untuk terus melakukan hal-hal positif sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagai negara hukum.

“Karena inti bernegara yang mutamaddin, berbudaya ketimuran adalah yang berpegang pada hukum yang telah disepakati,” ujar Kyai Marsudi.

Ia juga mempersilakan mereka yang menemukan dugaan kecurangan untuk menempuh jalur yang konstitusional.

Kiai Marsudi mengingatkan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beradab.

“Jika masih dianggap ada kekurangan dan kecurangan jalur hukum terbuka lebar. Tempuhlah jalur hukum ini, dan ke depan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang beradab dan maju,”pungkasnya. Rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

BLT- DD untuk 50 KPM Desa Pacing, Dapat Pengawalan Polsek & Koramil SedanĀ 

Berita utama

Danramil 05/Pemangkat Jalin Silaturahmi Bersama Tokoh Agama Melalui Safari Sholat Jumat

Berita utama

Wujudkan Institusi Bersih, Propam Polda Jatim Gelar Deteksi Dini Narkoba dan Judi Online di Polres Jember

Berita utama

Polres Gresik Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78 dengan Lomba Push Bike untuk Anak

Berita utama

Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta

Berita utama

Gerak Cepat Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Amankan Dua Pelaku Tawuran di Kedungmangu Masjid

Berita utama

Pelaku Curanmor Ditangkap, Kapolres Ponorogo Kembalikan Motor Milik Korban

Berita utama

Satgas TMMD ke-125 Kodim 1007/Banjarmasin dan Warga Mantuil Gotong Royong Timbun Halaman Masjid