Home / Berita utama / HUKUM / KRIMINAL

Senin, 2 November 2026 - 19:55 WIB

Terekam CCTV Saat Curi Motor di Halaman Masjid, Komplotan Curanmor Dibekuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan dua tersangka komplotan curanmor lintas kota yang beraksi di 20 TKP. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa kunci T, kunci magnet, kunci palsu, obeng modifikasi, pisau, dan pistol dompis.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan dua tersangka komplotan curanmor lintas kota yang beraksi di 20 TKP. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa kunci T, kunci magnet, kunci palsu, obeng modifikasi, pisau, dan pistol dompis.

SURABAYA – Komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kota dengan 20 tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Dua tersangka yang diamankan yakni MFR (22), warga Dukuh Bulak Banteng Sekolahan Surabaya, dan ZGAS (24), warga Jalan Randu Agung Surabaya. Dari tangan ZGAS, polisi menyita pisau penghabisan dan pistol dompis.

” Mereka beraksi bertiga. Satu temannya HR masih DPO. Kami amankan pisau dan dompis dari tersangka ZGAS,” kata Kasatreskrim AKP Margono melalui Kasi Humas Iptu Suroto, Senin (2/11).

Kasus ini terungkap bermula dari rekaman CCTV saat MFR beraksi di halaman masjid Jalan Kyai Tambak Deres Surabaya, Minggu (27/9/2026). Video tersebut viral di media sosial. Dari hasil penyelidikan, ternyata MFR tidak beraksi sendiri, melainkan bersama ZGAS dan HR.

Polisi kemudian menguntit ketiganya hingga ke wilayah Cerme, Gresik. Saat hendak mencari sasaran, MFR dan ZGAS ditangkap, sementara HR yang menunggu di atas motor berhasil kabur.

Dari penangkapan itu, polisi menyita kunci T, obeng modifikasi, kunci magnet, dua kunci palsu motor Honda, serta pisau dan pistol dompis yang digunakan untuk menakut-nakuti korban.

“Kami juga temukan kalung monel dari tersangka MFR. Kalung ini digunakan sebagai jimat,” terang Suroto.

Kedua tersangka mengaku beraksi bergantian, masing-masing di 10 TKP berbeda di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Motor hasil curian dijual kepada penadah berinisial AU.

“Pengakuan tersangka, pisau dan pistol dompis itu untuk menakut-nakuti jika aksinya ketahuan korban,” pungkasnya.

( m rosid)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Jalin Keakraban dengan Warga Melalui Kegiatan Memberi Makan Ternak

Berita utama

Lemkapi Beri Apresiasi Presisi Award Kepada Polres Bangkalan

Berita utama

Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Kalemdiklat Polri: Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

Berita utama

Warga Keluhkan Iuran HUT Agustus terkesan Paksaan dengan Nominal 120 Ribu

Berita utama

Wakapolda Jatim Tinjau Posyan Karanglo, Pantau Arus Balik Lebaran di Wilayah Malang Raya

Berita utama

Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Berita utama

Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelayanan Terpadu

Berita utama

Tahun Politik, Pemprov Dan DPRD Jateng Pastikan Pembahasan Raperda Tetap Jalan