Home / KRIMINAL / Peristiwa

Minggu, 27 September 2026 - 12:12 WIB

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Tim gabungan melakukan patroli dan pemantauan kawasan Gunung Butak, Kabupaten Blitar, sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan

Tim gabungan melakukan patroli dan pemantauan kawasan Gunung Butak, Kabupaten Blitar, sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan

BLITAR – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak.

Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops AKP Sony Hartanto menegaskan bahwa tim gabungan berkomitmen penuh untuk menyisir sejumah titik yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemantauan ini difokuskan pada titik koordinat yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) medium di wilayah Puncak Langit,” terang AKP Sony, Minggu (27/9/2029).

Menurut AKP Sony, dari hasil penyisiran pada Sabtu (26/9/2026) kemarin, tim patroli melaporkan masih menemukan sisa bara api di sejumlah pohon.

Petugas langsung bergerak cepat melakukan upaya pemadaman total dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia di lapangan.

Kendati dihadapkan pada medan yang sulit dan menantang, tim di lapangan terus berupaya maksimal untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi meluas.

Seperti diketahui, sebagai langkah antisipasi dan penanganan jangka panjang, tim gabungan juga telah mendirikan Posko Darurat Karhutla di kawasan Puncak Langit.

Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan, sekaligus pengendalian penanganan bencana karhutla di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat maupun para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat perapian di sekitar kawasan hutan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan ke petugas terdekat jika melihat kemunculan asap atau titik api baru. Laporan dapat disampaikan secara gratis melalui Call Center 110 bebas pulsa.

“Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mengendalikan situasi dengan cepat, sehingga karhutla tidak meluas dan mengancam ekosistem hutan maupun keselamatan warga sekitar,” pungkas AKP Sony. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Tinjau Kalikangkung, Kapolri Sebut Ada 3 Hal Prioritas Kesiapan Mudik

Berita utama

Polres Nganjuk Gelar Baksos Serentak di Panti Asuhan, Wujud Nyata Kepedulian Polri di Hari Bhayangkara ke-79

Berita utama

Subsatgas Dokkes Polres Rembang Berikan Pelayanan Kesehatan Rutin Untuk Personil Ops Mantab Brata Candi 2023-2024

Berita utama

Jaga Kebugaran, Anggota Kodim 1002/HST Laksanakan Jalan Santai di Kota Barabai

Berita utama

Kunjungi Mako Brimob Kwitang, Kapolri Beri Apresiasi dan Perkuat Motivasi

Berita utama

Diduga Ada Kekerasan Polisi di Pulau Laut Barat, Anggota ARUN Dibanting dan Ponsel Direbut

Berita utama

Kebahagiaan Ardiansyah Terima Rumah Baru dari Satgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST

Berita utama

Kapolda Jatim Temui Massa, Unras Aliansi BEM Nusantara di Depan Mapolda Jawa Timur